chara :
- Han Hyun Hee
- Canea
- Lee Eun Jae
- Super Junior's member (sedikit bgt lho)
Hyun Hee's POV
09:00 incheon airport.
pagi ini pesawat ku mendarat di incheon airport. akhirnya, setelah 4 tahun, aku pulang juga ke kampung halamanku. ya, 4 tahun yang lalu, aku pergi ke sorbone, perancis untuk kuliah di bidang Kimia. aku mendapat beasiswa untuk kuliah disana.
aku mendekati seorang perempuan bertubuh tinggi dan ramping. mini dress putih selututnya berkibar diterpa angin musim semi. rambut hitamnya pun ikut berkibar. ia melambai ringan ke arahku. kupercepat langkahku untuk bertemu denganya.
"Nea, apa kabar? " tanyaku langsung kepadanya.
"baik sekali. ayo masuk, kita ngobrol di mobil saja, " katanya.
aku memasukkan koperku ke bagasi mobil sport putih miliknya.
"hei nea. bagaimana korea? " tanyaku saat mobil sudah melaju.
"baik sekali. kau sukss di prancis? " jawabnya.
"tentu. aku sangat beruntung," kataku.
"kau ini. 4 tahun pergi, memberi kabarpun jarang. kemana saja kau? " tanyanya, ada sedikit nada kesal.
"aku sibuk sekali disana. tidur lebih dari 4 jam saja sudah beruntung, " jawabku mengelak.
"huh. mengelak lagi. selama 4 tahun. lee oppa selalu marah padaku dan bertanya, "kapan hyun hee pulang?" kau pikir aku tidak bosan. makanya, beri kabar padanya dong," kata nea panjang lebar
"iya. makanya sekarang aku pulang, " ucap ku.
"tunggu! kau bilang tidak pada lee oppa kalau kau pulang hari ini? " tanyanya.
"tidak. waeyo? " tanayku lagi.
"kenapa tak bilang? " tanyanya lagi.
"tak apa, " jawabku asal.
"kalian itu masih berhubungan tidak sih? " tanyanya sewot.
"masih," jawabku singkat.
tak terasa, kami sudah sampai di apartment kami. sejak seluruh keluargaku meninggal akibat insiden perang dengan korea utara, aku tinggal bersama nea. kami memasuki kamar apartment kami. tak banyak berubah. mungkin hanya susunanya saja yang berubah. tunggu! ada satu hal yang berubah. kamar nea sangat berubah derastis.
"ne, apa yang kau lakukan denagan kamarmu? " tanyaku saat memasuki kamar nea.
kamar nea berganti warna menjadi pink muda. banyak juga majalah mode, gambar sketsa model baju. dan sebagainya.
"tak ada. kamarku tak kulakuan apa - apa. hanya mengecat ulang saja." jawabnya santai sambil melpas high hell putihnya.
"lalu, ini apa? " tanayku denagn mengakat majalah mode.
nea bukanlah orang yang peduli denag style, setahuku.
"itu untuk pekerjaanku," jawabnya, masih belum menghadapku.
"pekerjaan? apa?" tanyaku penasaran.
"stylish" jawabnya santai sambil menegluarkan t-shirt pink miliknya.
"kau menjadi stylish? kau kan tidak pedulu style, " kataku kurang yakin.
"jika tak yakin, besok ikut aku ke tempat kerjaku. bagaimana? " tawar nya.
"baik," jawabku.
kami menghabiskan waktu denagn bercerita tentang kegiatan masing - masing selama empat tahun terakhir.
10 : 00 - apartment
aku sudah siap untuk pergi ke tempat kerja nea.
"kau mau pergi dengan ku dengan style seprti itu?" tanya nea saat bertemu dengan ku di ruang makan.
"iya memangnya kenapa? " tanayku.
aku melihat outfit ku hari ini. t-shirt kuning dan sniker. apa yang salah?
"tentu saja salah. kau itu mau pergi sama stylish terkenal. sini, biar kuurus, " jawabnya.
dia membwaku ke kamarnya, memberikan ku shirt berwana sky blue dan rok motif kotak selutut. dia juga memberikan ku blazer biru tua. juga sepatu high hell miliknya.
"pakai ini, oya. jangan lupa. kucir kuda rambutmu." katanya.
aku pergi ke kamarku untuk mengganti baju, benar katanya, ini jauh lebih baik untuk musim semi. dia memang stylish.
setelah sarapan, aku pergi bersamanya. 15 menit perjlanan, kami samapi di tempat kerjanya. gedung SM entertaiment.
"kau kerja disini? " tanyaku tidak percaya.
"iya, ayo masuk," jawabnya.
kami memasuk gedung mewah itu. setelah menaiki lift menuju lantai 13. kami menuju sebuah runagn bertuliskan.
"슈퍼 주니어"
'super junior? ' tanyaku dalam hati.
nea membuka pintu ruanagn itu.
"hai guys, " sapanya kepada seluruh member SJ yang ada di sana.
"hai, tumben telat, " jawab sungmin oppa kepada nea.
"tak apa lah. biar kalian yang menunggu. aku bosan menunggu kalian, " jwab nea asal.
"siapa? manis," tanay kim heechul sambil berbisik pada nea.
"temanku, " jawab nea.
"guys, dia hyun hee. temanku." kata nea memperkenalkan aku.
ah, aku benar - benar merasa asing.
lalu, kim heechul mendekatiku. dia mengajakku berkenalan.
"hai, heechul, salam kenal, " katanya.
dia kemudian mengajakku keluar dan menuju taman di depan gedung SM entertaiment.
"ada apa oppa mengajakku kesini? " tanyaku.
"aku ingin berbicara dengan mu, " katanya.
"bebicara apa? " tanyaku penasaran
"kau mau jadi pacarku tidak? " tanyanya to the point.
"pacar? " tanayku meyakinkan.
"iya, apa kau tau tenatng jatuh cinta pada pandangan pertama? itu yang kurasakan padamu, " jawabnya.
"oppa yakin? tapi, kita saja baru kenal, " jawabku.
"huh, kita bisa saling mengenal nanti," katanya.
"bagaimana? " tanyanya.
jujur, aku sangat nge-fans dengan kim heechul tapi hanya sebagai fans, tidak lebih. saat aku mau menjawab..
"HYUN HEE" sesorang meneriakkan namaku.
aku menoleh kaget. lee oppa berdiri tak jauh dari ku dan kim heechul. pasti lee oppa mendengar semuanya.
"lee oppa. aku bisa jelaskan, " kataku padanya.
lee opaa berjalan menjauh. aku melihat kim heechul. raut wajah kebingunan ada di wajahnya. aku berlari kecil mengejar lee oppa.
"lee oppa tunggu aku, " kataku saat berhasil mengejarnya.
"apa lagi?" tanyanya marah.
"yang oppa dengar dan lihat itu salah, " kataku.
"apa? kamu udah jarang kasih kabar selama 4 tahun. pulang nggak ngomong sama aku. sekarang, justru aku melihat mu dengan dia. apalagi? " katanya marah.
wajar jika dia marah, aku sudah jarang menghubunginya, dan saat aku pulang, aku tidak bilang padanya. sekarang, dia melihatku dengan laki - laki lain.
"kamu tau, kenapa aku mau nunggu kamu sampai 4 tahun? itu cuma karena aku nggak mau kehilangan kamu. aku sudah berniat untuk melamarmu akhir bulan ini. tapi, sepertinya ku batalkan saja. kau sudah tidak mencintaiku lagi kan?" katanya lagi.
"oppa, dengarkan aku dulu. aku bukan tidak mau bilang padau soal kepulanganku. tapi, aku ingin datang ke rumahmu nanti sepulang dari sini. aku ingin memberi kejutan padamu. dan soal tadi, aku dan dia saja baru kenal. aku dan kim heechul tidak mempunyai hubungan apapun oppa. sungguh, " jelasku panajng lebar.
"bnarkah? " tanaynya.
aku mengangguk. perlahan, wajahnya mendekat. bibirnya menyentuh bibirku perlahan.
"maaf" kata kim heechul ditegah ciuman kami.
pipiku memerah.
"hei, kau harus menjaganya. atau, dia buatku saja, " kata kim heechul kepada lee oppa.
kemudain, im heechul meninggalkan kami dan masuk kembali ke dalam gedung.
lee oppa menggenggam erat tanganku. lalu, kami menuju mobilnya diparkir. aku mengirim pesan ke nea. bahwa aku pulang bersama lee oppa.
aku harap kepulanganku ke korea mebawa banyak hal possitive.
-end-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar