Minggu, 10 Oktober 2010

Gomawo (kyumin) friendship *?*


Gomawo
Aku berjalan dalam diam. Sesekali aku menendang batu kerikil yang ada di dekat ku. Aku tak tahu sekarang aku berada di mana. Disini tampak asri. Sejauh mata memandang hanya tergambar warna hijau yang menyejukkan. Aku berhenti sejenak. Ku tatp awan putih di langit biru. Sejenak aku memandangi awan – awan tersebut. Aku baru menyadari aku ada di tepi jurang. Tempat ku berpijak kini adalah ujung dan dibawahnya terdapat jurang dengan batu tajam dan runcing siap untuk meghancurkan segala ang ada. Aku pun berfkir sejenak. Jika aku lompat dari tempat seperti ini, aku pasti akan lepas dari semua. Aku akan mati dan jasad ku tak bisa lagi diketahui. Omma dan appa pasti akan senang aku tida lagi mengganggu mereka. Baiklah, dunia, selamat tinggal. Omma dan appa, gomawoyo. Aku akan lompat dari tempat ini. Bagus sekali kan?
Satu, dua, tiga. Aku pun mulai menghitung. Aneh, kenapa aku tidak jadi terjatuh. Kulihat, ada tangan yang mencoba menyelamatkan ku.
“siapa kau?” tanyaku.
“ya! Apa yang akan kau lakukan?” ia justru balas bertanya.
“apa urusanmu,”
“kau tadi mau bunuh diri ya?”
“kalau aku jawab iya bagaimana?”
“kau benar – benar ingin mati?”
“iya, naku ingin mati. Kenapa?”
“mati? Kau itu bodoh ya?”
“tidak, aku tidak bodoh,”
“lalu, kenapa ingin mati?”
“aku hanya bosan hidup,”
Ia tidak menjawab. Justru ia menarik tanagnku menjauh dari tebing. Ia membawaku ke tempat penduduk. Ia membawaku ke sebuah ruamah dipinggiran desa. Rumah itu sederhana. Sama sekali tak ada kesan mewah di rumah tersebut.
“ini rumahku,”
“untuk apa kau membawaku ke sini?”
“ayo masuk,”
Ia membukakan pintu untuku. Aku hanya mengikutinya dan masuk kerumah tersebut.
“maaf, tidak sebesar rumahmu,”
Bagaimana ia tahu aku berasal dari keluarga berada?
“duduklah dulu, akan kuambilkan air minum untukmu,”
Ia berjalan ke dalam. Sedangkan aku hanay duduk di sofa ruang tamu rumah tersebut. Aku memandangi rumah tersebut. Tak ada yang menarik. Hanya rumah sederhana. Bahkan tak ada satupun foto si rumah ini.
“ini untukmu,” ucapnya sambil memberikanku segelas air minum.
“gomawoyo,” ucapku sambil mengambil gelas itu dan meminumnya.
“aku tahu kenapa kau mau bunuh diri,”
“apa?”
“kau bossan dengan hidupmu karena orang tuamu kan? Orang tua mu selalu mementingkan pekerjaan dibandingkan denganmu. Mereka tidak memperhatikan mu. Bahakan ketika omma dan appa mu bertemu mereka hanya akan bertengkar. Iya kan?”
Aku tercengang mendengar ucapanya barusan. Semua yang ia ucapkan benar semua.
“bahkan, aku juga tau nama mu. Lee sungmin kan?”
Ia tahu nama ku? Bagaimana mungkin? Aku saja belum menyebutkan namaku.
“aku cho kyuhyun. Aku tinggal sendiri disini. Kalau kau mau, kau boleh tinggal disini,”
Aku hanya mengangguk setuju. Menurutku, tidak ada salahnya aku tinggal disini sementara waktu.
Satu minggu berlalu, aku mengerti kenapa ia mencegahku bunuh diri. Ia mengajariku tentang arti hidup ini. Bahwa hidup adalah suatu anugrah terbesar yang pernah diberikan tuhan kepada ciptaanya. Bahwa hidup bukanlah permainan. Hidup tidak hanya menyangkut diri sendiri. Tapi juga orang lain. Hidup adalah sesuatu yang harus aku lakukan selama aku masih diberi anugrah oleh tuhan. Ia mengajariku bagaiman aaku harus menyikapi hidupku. Ia benar – benar baik kepadaku. Setelah aku merasa baikan untuk pulang ke rumah. Aku memutuskan untuk pulang. Paling tidak sekedar untuk menjenguk omma dan appa. Walaupun aku tidak bertemu mereka. Paling tidak aku bertemu bibi dirumah. Aku berpamitan padanya. Ia bilang, jika aku mau, aku bisa ke sini lagi. Suatu saat nanti.
Aku pulang ke rumah selama seminggu. Rumah dalam keadaan membaik. Aku bertemu dengn omma dan appa. Keadaan mereka membaik. Karena itu, sekarang aku kembali lagi ke desa ini untuk mengucapkan terima kasih.
Aku berjalan menuju rumahnya. Kosong, aku tidak menemukan kyuhyun di dalam rumahna. Bahkan keadaan ruamh itu sepeti tidak dihuni orang dlam jangka waktu yang lama.
Aku memutuskan untuk bertanya pada tetangganya.
“kau tahu, ada dimana cho kyuhyun?”
“ah~ cho kyuhyun yang tinggal di rumah sederhana di pinggiran desa?”
“iya. Kau tahu sekrang ia ada dimana?”
“ia sudah meninggal,”
“meninggal? Kapan?”
“satu tahun yang lalu,”
‘satu tahun yang lalu? Lalu yang waktu itu siapa?’
“kau mau kuantar ke makamnya?”
“bisakah?”
“tentu saja. Mari saya antar,”
Aku pun dianatar menuju makam kyuhyun.
“kalau saya boleh tau, ia meninggal karena apa ya?”
“aku tak tahu pastinya. Sepertinya ia bunuh diri. Ia ditemukan di jurang dengn bebatuan lancip di situ,” jawabnya sambil menunjuk tebing yang dulu tempat aku ingin bunuh diri.
“kenapa ia bunuh diri?”
“kau ingin tahu cerita dari awalnya?”
“boleh,”
“ini kata orang desa. Ia pindah kesini sendiri. Waktu itu umurnya baru sekitar 17 tahun. Ia tinggal sendiri di rumah tersebut. 3 tahun setelah itu, ia pullkang ke rumahnya. Tapi itu tidak lama, sebulan kemudian, ia ditemukan tewas di jurang tersebut. Kata warga, ia bunuh diri karena masalah keluarga. Katanya orang tuanya hanya peduli terhadap pekerjaan dan selalu saja bertengkar. Ia tidak pernah di perhatikan. Begitu kata warga desa,”
Aku semakin tercengang. Semua itu sama denganku.
“ini makamnya,”
Aku duduk di sebelah makam yang ditunjuk. Aku mengelus lembut batu nisanya. Tak terasa, air mataku mengalir keluar.
“gomawoyo,”
Aku memandang langit. Membayangkan dirinya ada di atas sana. Ya, aku tahu kenapa ia mencegahku bunuh diri. Karena ia tidak mau ada orang lain yang mengalamai nasib yang sama sepertinya. Bunuh diri karena masalh keluarga.
Kembali aku amengelus batu nisan cho kyuhyun. Terima kasih cho kyuhyun. Kau membuatku lebih menghargai hidupku. Terima kasih. Gomawoyo.

Sabtu, 09 Oktober 2010

sungmin's Diary *8 oct 2010*

-23 :00-
aku memarkirkan mobilku di halaman depan gedung apartment. saat ini sedang hujan deras, sehingga aku tak berani memarkirkan mobilku di tempat parkir yang ada di basement. aku membuka pintu mobil dan langsung berlari masuk ke gedung apartment. tentunya setelah aku menutup pintu mobil. aku memasuki lift dan langsung menekan angka 11. aku membuka pintu dorm. sepi. aku pun melepas jaket putihku yang basah. huh! bagaimana bisa seorang Lee Sungmin yang perfeksionis melupakan payung saat musim hujan seperti ini. takdir. akupun berjalan ke kamar. mengganti pakaian basahku dengan pakaian yang kering. aku meleakkan pakaian basahku di keranjang pakaian kotor. itu akan diambil oleh ahjumma besok pagi sebelum aku bangun (mungkin). tunggu, aku baru menyadari bahawa dari tadi aku sendirian di dorm ini. kemana yesung hyung? ah, paling ia sibuk dengan spam-a-lot nya.

kruyuk kruyuk

perutku bebunyi. aku baru ingat aku belum makan sejak tadi sore. kubuka pintu kulkas. aku menemukan beberapa bahn yang bisa dimasak. kebetulan lagi, ada nasi yang sudah matang. jadi aku tidak perlu repot - repot memasak nasi. akupun memutuskan memasak nasi goreng. setelah jadi, aku menaruh nasi goreng tadi diatas meja makan. aku memakan masi gorengku sambil menonton drama terbaru yang ada di layar kaca. baru beberapa suap, hape ku berbunyi.

'teuki hyung?'
"yeopuseo, teuki hyung?"
"ne, sungmin ah. kau apa kabar?"
"baik hyung,"
"sepertinya dorm sepi sekali. kau sendirian?"
"iya hyung,"
"yesung kemana?"
"belum pulang hyung, masih sibuk mungkin, "
"besok kami akan pulang,"
"benarkah?"
"apakah kau besok banyak pekejaan?"
"tidak hyung. kenapa?"
"bisa jemput kami dibandara?"
"tentu,"
"gomawoyo sungmin,"
"cheoni hyung"
"sungmin!!!! " *author say : just think this voice is kyuhyun*
"apa?"
"kau tahu, aku membelikanmu banyak sekali oleh - oleh,"
"apa saja yang kau beliakn untukku?"
"apa ya? banyak sekali sungmin. aku lupa hehehe, "
"kalau begitu, gomawo yo, "
"oh ya, aku ingat, "
"apa?"
"tapi kau jangan marah ya? "
"iya iya. apa?"
"new pink bunny, "
"again?"
"absolutely,"
"arraseo, gomawo, "
"cheoni sungmin,"
"baiklah, have nice dream, "
"have nice dream too, "
"bye"
"bye"

klik
sambungan telepon terputus. aku meletakkan hapeku diatas meja kamr dan akupun melanjutkan makanku yang sempat tertunda. setelah selesai, aku mencuci peralatan makan dan masakku. akupun berjalan kekamar. merebahkan diriku diatas kasur empuk milikku. sepertinya mulai besok, kamar ini akan ketambahan boneka baru. tapi, tak apa lah. tak lama, akupun memjamkan mataku. menanadakan aku sudah masuk ke dalam alam mimpiku.

author's note :
i wrote this today on my test. i wrote on my test paper that the colour is pink. the one that i think after saw that paper is sungmin. so i make this ff just about 15 - 30 minutes. hehehe ^_^

Rabu, 01 September 2010

FF KyuMin Angel part 2 (yaoi)


Mobilku memasuki area rumah sakit. Ku bawa tubuh lemah sungmin hyung. Beberapa perawt menghampiriku dan membantuku membawa tubuh sungmin hyung. Sungmin hyung langsung dibawa menuju ruang ICU. Aku menunggu di luar ruangan ICU dengan perasaan tidak tenang. Tak lama, dokterpun keluar.
“bagaimana keadaanya dok? “ tanyaku.
“ia kehilangan banyak darah. Dan lagi kami kehabisan darah A negative, “ jawab dokter.
‘A negative? Itu kan sama dengan milikku, “ batinku.
“aku A negative dokter, tolong pakai punyaku saja, “ ucapku.
“baiklah, mari, “ balas dokter.
Dokter mengambil darahku untuk diberikan kepada sungmin hyung. Semoga darah ku membuatnya bangun kembali. Setelah itu, dokter kembali masuk ke dalam ICU dan aku menunggu di luar. Setelah cukup lama berada di dalam ruang ICU, dokterpun keluar lagi. Tapi, air mukanya tak menunjukkan ada kabar baik.
“ada apa dok?” Tanya ku.
“ia sudah lepas dari masa kritisnya, “ jawab dokter.
“lalu, ada apa?” Tanya ku lagi.
“maaf, kami sudah berusaha semampu kami, “ jawabnya lagi.
“jelaskan padaku dok, apa yang sebenarnya terjadi” pintaku.
“ia koma, entah sampai kapan hanya tuhan yang tahu. Kita hanya perlu keajaiban dari tuhan. Terusalah cerdoa, “ ucap dokter dan kemudian meninggalkanku.
Bebrapa perawat memindahkan sungmin hyung ke kamar rawat inap. Aku mengikuti mereka menuju kamar sungmin hyung. Setelah semua peralatan terpasang dengan baik, satu persatu perawat meninggalkan ku bersama tubuh sungmin hyung yang lemah di tempt idur.
“hyung, “ panggilku sambil menggenggam erat tanganya.
Aku menunggu jawaban darinya. Tentu saja tak ada jawaban, betapa bodohnya aku. Aku keluar kamar. Membiarkan tubuh itu beristirahat. Lalu, aku mengirim pesan menuju hyung2 ku. Setelah semua pesan terkirim, aku duduk di kursi lobby rumah sakit. Kusandarkan kepalaku di dinding dingin rumah sakit. 2 hari lagi adalah natal, dan 5 hari lagi adalah new year eve yang itu berarti ulang tahun sungmin hyung. Kalau sungmin hyung tidak bangun, malam natal new year eve ku akan terasa sepi.
Tak lama, rombongan Sj pun datang.
“bagaimana keadaanya? “ Tanya leeteuk hyung.
“dia ada di dalam, lihatlah sendiri, “ jawabku.
Mereka masuk ke dalam amar inap sungmin hyung, aku hanya mengikuti dari belakang.
“sungmin, bagaimana keadaanmu? “ Tanya leeteuk hyung.
Tanag leeteuk hyung digenggam erat oleh kangin hyung. Kepala leeteuk hyung menunduk menyembunyikan air mata yang terus menetes. Kangin hyung yang sadar leeteuk hyung menangis segara menarik tubuh leeteuk hyung untuk mundur. Bahkan, ryeowook hyung sudah menangis dipelukan yesung hyung.
“sabar ya, “ ucap heechul hyung padaku.
Aku menjawab hanya dengan anggukan singkat.
Kemudian, member Sj pun pulang. Tinggalahaku sendiri. Kuputuskan untuk menjaga sungmin hyung mala ini.
-24 desember 22 : 00 p.m –
Baru saja keluarga sungmin hyung pulang dari menjenguk sungmin hyung. Yup. Malam ini adalah malam natal dan aku akan merayakanya tanpa sungmin hyung.
“hyung, ini malam natal lho hyung, “ kataku pada sungmin hyung yang masih saja menutup matanya.
“salju sudah mulai turun lho hyung, “ kataku lagi.
Hening, tak ada jawaban.
“aku mau pulang dulu hyung, member SJ menyuruhku pulang. Maaf tidak bisa menemani malam natalmu, “ ucapku dan kemudian keluar dari kamar.
Air mataku menetes saat aku berada di luar kamar. Aku menghapus air mataku dan berjalan keluar rumah sakit.
-31 desember 21 : 00 p.m –
Setiap hari, aku selalu menyempakan diri untuk menjenguk sungmin hyung. Bahakn, aku sudah hafal betul nomor kamarnya. Kali ini, aku tak datang sendiri, member Sj ikut bersamaku. Ini new year eve dan aku berharap mala mini ada keajaiban untuk sungmin hyung.
Kriet….
Kubuka Pintu kamar sungmin hyung. Kulihat sosok yang terbaring lemah itu, tak ada perubahan. Matanay masih menutup seperti sebelumnya. Sementara member Sj yang lain sibuk dengan urusan masing – masing, aku mendekati tubuh sungmin hyung.
“hyung, “panggilku.
“bangunlah, ini malam tahun baru. Dan juga….” Kataku teroutus.
Aku menunduk menhan air mata yang segara keluar dari mataku.
“besaok ulang tahun mu kan ? kenapa kau tidak bangun? “ tanjutku.
Air mataku mengalahkan segalanya, air mataku tumpah begitu saja saat ini. Tiba – tiba bahuku ditepuk oleh kangin hyung.
“dia seperti malaikat kan? “ Tanya nya.
“malaikat? “ kataku balas bertanya.
“iya, sama seperti leeteuk hyung. Bedanya, leeteuk hyung itu malaikatku, sedangkan dia malaikatmu. Dia adalah seseorang yang sengaja diberikan tuhan untuk menjagamu dan menjadi malaikatmu selamanya. Jika nanti ia bangun, segera buat ia menjadi malaikatmu. Janagn sampai diambil orang lain. Mengerti? “ terang kangin hyung.
Aku hanay mengangguk, tapi aku menjawabnya dalam hati.
‘pasti, akan ku buat ia menjadi malaikat ku setelah ini’

Minggu, 11 Juli 2010

it has to be you part 3

it has to be you

chara :
- kim jongwoon
- moon geun young
- SJ's member
- e.t.c

yesung's POV
-20 : 00 - Seoul Olympic Stadium
aku mulai menyanyikan lagu ini.

Oneuldo nae gieogeul ttarahemaeda
I gil kkeuteseo seoseongineun na
Dasin bol sudo eomneun niga nareul butjaba
Naneun tto I gireul mutneunda
Neol bogo sipdago
Tto ango sipdago
Jeo haneulbomyeo gidohaneun nal

sampai pada saat reff, aku mendenagr suara lain ikut menyatu dalam suaraku. kulihat seorang perempuan dengan balutan dress sapphire blue melangkah ringan ke arahku. saat, kulihat wajahnya, ternyata.......

moon geun young

ia berjalan rinagn meuju kearahku sambil terus menyanyikan laguku. seketika, aku tak ingat apa lirik lagu selanjutnya. menyadari aku berada dia atas panggung dan ditonton banayk ELF. kurasa, pipiku pasti sanagt memerah. duet kami berjalan lancar. bak duet anang - syahrini. setelah lagu selesai, kami membungkuk kan badan dihadapan seluruh ELF.
tak lama,
saenggil chukka hamnida
saenggil chukka hamnida
saranghaneun uri yesung
saenggil chukka hamnida

seluruh member SJ keluar dari backstage dengan membawa kue tart berwarna biru yang sanagt besar diikuti lagu ulang tahun dari seluruh meber dan elf. oh tuhan, ini alasan kenapa mereka jadi aneh dan geun young ada disini.
"saenggil chukkae hyung," ucap sungmin denagn membawa kue tart itu kehadapanku.
aku menutup mataku sebentar dan meniup lilinya. taklama, tanganku di tahan dibelakang oleh donghae dan hyukjae. dan akhirnya, dengan bantuan kyuhyun, sungmin menumpahkan kue tart besar itu diwajahku. finnaly, semua nya tertawa. tapi, bisa terlihat jelas geun young tertawa ringan walalu ia menutupi wajahnya.
"bagaimana hadiah dari kemi hyung ?" tanya ryeowook.
"hadiah yang mana?" tanyaku balas.
"itu," jawabnya sambil menujuk geun young.
aku tersenyum dan berjalan muju geun young.
"gomawo," kataku pelan di dekat telinagnya.
ia mendongakkan kepalanya yang sedari tadi tertunduk.
"poppo (many times)" ucap elf dari seluruh penjuru.
aku menggaruk pelan rambutku walau tak gatal. kepla geun young tertunduk manis. kudekatkan wajahku ke wajahnya yang tertunduk. ku cium lembut pipinya.
dan terjadilah kekacauan di seluruh stadium. setealh itu, konser pun dilanjutkan kembali.
setelah 2 jam konser, saat nya kami pulang. geun young sudah pulang sedari tadi.
"hey, berani sekali kau tadi," ucap magnae yang (menurutku) kurang ajar.
"maksudmu?" tanya ku tanpa mengalihkan pandangaku dari hp.
"mencium geun young dihadapan seluruh elf" jawabnya.
"kenapa memangnya? cemburu? " tanyaku lagi, kali ini ku palingkan wajahku menghadapnya.
"tak apa. cemburu? aneh kau. dan lagian kau itu memang seperti heechul, " jawabnya.
"kalau cemburu. cium saja minnie mu," kataku asal.
"kau pikir aku tidak normal???" tanyanay sedikit marah.
"mau gimana lagi, kalian selalu bareng sih," jawabku.
"apaan sih?" tanyanya sewot.
kemudian ia meninggalkan ku di ruang taunggu. hahaha, kau kalah kyu.

aku berjalan keluar ruang tunggu menuju mobilku. sesampainya di dorm, aku langsung masuk kamar dan merebahkan tubuhku di kasur empuk. tak lama aku sudah terlelap tidur.

moon geun young's POV
-21 : 00 p.m -
aduh, kenapa yesung oppa tadi mencium pipiku. pasti pipi ku merah.
aku berjalan keluar stadium menuju mobil managerku yang sudah menjemputku.
"hai geun young," sapa managerku.
"hay," jawabku singkat.
"kenapa wajahmu merah?" tanay managerku.
"tak apa," jawabku singkat.
"hahaha, kau pikir aku tak tahu? tadi kau dicium oleh yesung kan?" tanaynya sambil meledekku.
"oppa!!! " teriakku.
"kalau ada pemberitaan. kau urus sendiri ya," katanya sambil menjalankan mobil.
aku mengerucutkan bibirku. tidak setuju denagn ucapanya barusan.
"itukan urusanmu. ok!" katanya lagi.
sesampainya dia partment, manager langsung melesat pergi. aku melangkah rinbagn menuju dapur. mengeluarkan botol minum dan meminumnya. aku memegang lembut pipiku yang tadi dicium yesung hyung. dan sepertinya, pipiku memerah. aku melangkah ringan menuju kamarku. merebahkan diri di kasur ku. mencoba untuk tidur. dan berharap, seperti kata yesung oppa, kami akan bertemu dalam mimpi.

yesung's POV
-09 : 00-
"hyung!!!! ayo bangun udah jam 9. jangan molor melulu ngapa sih?" kata ryeowook sambil menggoyangkan tubuhku.
aku menggeliat ringan dan merubah posisi tidurku.
"hyung, kalo ga bangun. aku tingal ya. aku mau belanja dulu," katanya.
"sudah masak?" tanayku sambil bangkit dari tempat tidurku.
"aku saja baru mau belanja," jawabnya.
"jangan bilang minnie lagi pergi sama kyu?" tanyaku lagi.
"iya, hyukjae hyung lagi nge-gym bareng donghae hyung, leeteuk hyung, heechul hyung, siwon hyung lagi di gereja bareng sungmin hyung dan kyu. kalo shindong hyung. udah keluar buat sarapan," jawabnya panjang lebar.
ia melangkah keluar kamar. aku melangkah ke kamar mandi. tak lama, aku kelauar dari kamar mandi hanay dengan menggunakan handuk dari pinggangku sampai lutut ku. aku mengambil t-shirt dan jeans. setelah mengganti baju, aku keluar dorm untuk membeli makanan.
aku berjalan mencari toko makanan. lalu, kuputuskan membeli samgyupsal. tak lama, sampailah di toko samgyupsal langganan ku.
""annyonghaseo"" ucapku berbarengan dengan sura seseorang.

to be continued

Senin, 05 Juli 2010

it has to be you part 2

it has to be you

chara :
- kim jongwoon
- moon geun young
- SJ's member
- e.t.c

moon geun young's POV
-20 :00 p.m-
aigoo, badan ku sakit semua. dari pagi sapai malam schedule ku padat sekali. apa aku tidak bisa libur barang sehari saja.
"hei, geun young. ini ada surat di kotak pos mu. aku tinggal ya, jangan lupa tidur. memang besok kau tak ada kegiatan,tapi kau jangan begadang, ok!" kata manager ku sambil menyerahkan amplop berwarna sapphire blue.
aku mengambil surat itu, semenit kemudian aku sudah mendengar pintu apartment ditutup. kubuka surat tadi dan mulai membacanya.

dear, moon geun young

onnie, selamat ya atas hubungamu dengan yesung oppa. kami turut senang. semoga langgeng. kenapa tidak memebritahu kami sejak awal? tapi pasti di publikasikan kan?

elf

elf? fans super junior? aku pacaran dengan yesung oppa? sejak kapan?
oh, ini pasti gara - gara aku mengucapkan nama yesung oppa saat acara award tadi. huh, sudahlah aku benar - benar capek.
aku menjatuhkan diriku di atas kasur kuning cerahku. tak butuh waktu lama, akupun sudah terlelap.

-07 :00 p.m-
Niga animyeon andwae
Neo eobsin nan andwae
Na ireoke haru handareul tto illyeoneul

suara yeung oppa terdengar dari hp ku. aigoo, siapa yang menelepon sepagi ini?
"dubuseyeo? " tanyaku saat mengangkat telepon.
"hmm, geun young? ini aku leeteuk-ssi," kata orang diseberang yang ternyata leeteuk.
"ne, oppa. waeyeo?" tanyaku masih setengah sadar.
"kau ada kegiatan hari ini? " tanya leeteuk oppa.
"ani, aku free oppa," jawabku.
"bisakah kau datang ke Seoul Olympic Stadium jam 6-an?" tanay leeteuk oppa.
"ne. tapi untuk apa oppa?" kataku dan mulai bangun dari tempat tidur.
"oh, SJ ingin memberi kejutan untuk yesung. kau tak ingat kalau hari ini yesung ulang tahun?" tanya leeteuk oppa.
oh, tidak! aku lupa ini ulang tahun yesung oppa.
"ne, sudah ya oppa aku ingin siap - siap dulu," kataku.
"baiklah, terima kasih ya," kata leeteuk oppa dan kemudian menutup telepon.
aku mengambil t-shirt dan jins kemudian langsung masuk ke kamar mandi. tak lama, aku pun keluar. aku mengambil hp dan tas ku. kemudian, aku pergi keluar, berniat menuju salon langgananku.

yesung's POV
-08 :00 a.m -
"hyung, aku tak bisa memasak hari ini," kata ryeowook saat aku baru bangun.
"kenapa?" tanyaku.
"aku sudah telat hyung untuk rehalsal bagianku," jawabnya sambil memasang sepatunya.
"minnie?" tanyaku lagi.
"udah pergi bareng kyu," jawabnya dan kemudian keluar kamar.
masak sendiri lagi? lagi ulang tahun justru disuruh masaka sendiri. mana hari ini adaSuper Show lagi. pasti capek deh. si minnie kenapa sih harus selalu ngikut kyuhyun. bikin sebel aja sih. mereka itu masih normal kan?
aku melangkah menuju kamar mandi. tak lama, aku pun keluar dari kamar mandi. berjlan menuju dapur dan mulali memasak ramyeon.
memakan sendiri ramyeonku. setelah mengisi perut, aku mengambil hp dan tasku. kemudian, berjalan keluar ke salon langgananku.

-18 : 00-
aku sudah bersiap - bersiap di belakang panggung bersama member SJ lainya. kulihat eeteuk hyung menelepon seseorang. memang masih1jam lagi super show dimulai. tapi, aku sudah merasakan keteganagnya.

-19 :00-
ya! inilah saat nya.
kami mulai dengan lagu bonamana dan dilanjutkan dengan seluruh lagu 4jib. dan sekarang aku akan menyanyikan lagu solo ku. aku berharap inilah yang terbaik.

moon geun young's POV
-18 : 00 - Seoul Olympic Stadium -
aku sudah sampai di depan gedung stadium ini. kulihat leeteuk hyung melambai ringan ke arahku. aku berlari kecil menuju leeteuk hyung.
"waw, kau cantik sekali. pantas yesung samapi tergila - gila padamu. ups," katanya keceplosan.
aku tersenyum kearahnya.
"baiklah, nanti saat ia menyanyi lagu solonya, di tengah - tenagh kau ikut menyanyi ya?" kata leeteuk oppa menjelaskan.
"menyanyi?" tanya ku.
"iya, ok!" jawabnya.
aku hanya mengangguk dan mengikutinya masuk ke gedung stadium ini.


yesung's POV
-20 : 00 - Seoul Olympic Stadium
aku mulai menyanyikan lagu ini.

Oneuldo nae gieogeul ttarahemaeda
I gil kkeuteseo seoseongineun na
Dasin bol sudo eomneun niga nareul butjaba
Naneun tto I gireul mutneunda
Neol bogo sipdago
Tto ango sipdago
Jeo haneulbomyeo gidohaneun nal

sampai pada saat reff, aku mendenagr suara lain ikut menyatu dalam suaraku. kulihat seorang perempuan dengan balutan dress sapphire blue melangkah ringan ke arahku. saat, kulihat wajahnya, ternyata.......

-t.b.c-

STAR part 1


STAR

cast :
- cho kyuhyun
- Han Hyo Hee
- e.t.c

hyo hee's POV
-hyo hee's apartment - 19 : 00 p.m

hai, aku han hyo hee, tapi teman - temanku banyak yang memanggilku hyo hee saja. aku mahasiswi semester 2 kyunghee university. aku anak angkat pengusaha salah satu E-bussiness korea. dan, disinilah aku tinggal. apartment di daerah apgeujong di lantai 11. aku tinggal sendiri. oppa aku tinggal di london dan adikku satu - satunya sekolah di australia.

tok.. tok... tok...
pintu apartment ku diketuk oleh sesorang, aku langsung berlari dari dapur menuju ruang tamu. aku membuka pintu, ternyata rae won. adik ku.
"rae won, akhirnya, kamu dateng juga. onnie udah siapin kamar buat kamu," kataku padanya.
"oh, ini apartment kamu ya? kecil ya?" tanyanya dan langsung duduk di sofa ruang tamu.
"iya, onnie kan tinggal sendiri," jawabku.
ia melangkahkan kakinya menuju kamarnya.
"ini, kamarku?" tanyanya saat melihat keadaan kamarnya.
aku mengangguk.
"baiklah, oh, ya hyun hee. aku cuma 1 minggu mungkin disini. jadi kau jangan khawatir ya," katanya.
"kau tak memanggilku onnie?" tanyaku.
"untuk apa? memangnya, kau kakak ku?" ia justru balas bertanya.
aku tahu, dari dulu ia memang tidak bisa menerimaku. appa dan umma nya bercerai saat ia masih kecil, dan saat ia SMP, appanya menikah dengan umma ku.
"sudahlah, lebih baik kau istirahat," kataku.
ia masuk ke dalam kamarnya. tak lama, ia sudah keluar dengan dress pink dan sepatu high heel.
"kau mau kemana?" tanyaku.
"jalan - jalan," jawabnya santai dan kemudian keluar dari apartment.
"tolong belikan aku makanan ya saat kau pulang!" teriakku sebelum ia keluar ruangan.
aku kembali ke dalam rumah.

-22 : 00 p.m-
"rae won kemana ya?" tanyaku cemas.
"yasudahlah, aku cari makan sendiri saja," kataku kemudian keluar apartment.
aku menyusuri jalan yang cukup ramai di daerah apgeujong ini. memasuki mini market langgananku. mataku menemukan beberapa bahan makanan di rak - rak mini market. saat ingin mengambil tuna, tanganku tertekana tanagn orang lain yang juga ingin mengambil tuna. sehingga tuna - tuna tersebut jatuh. aku melihat orang tadi. sepertinya aku kenal dengannya. oh, kyuhyun super junior! tapi, apa yang ia lakukan disini?
"kyuhyun.. oppa?" tanyaku takut.
"sst," katanya sambil membungkam mulutku.
"waeyeo?" tanyaku dengan memelankan suaraku.
"jangan ada ayang tau aku disini, bahaya," jawabnya.
ia menggeretku keluar mini market setelah membayarkan belanjaanku dan belanjaanya dia sendiri.
ia membawaku ke taman kecil masih di daerah apgeujong.
"ada apa oppa?" tanyaku.
jujur, aku merasa beruntung sekali. bisa bertemu dengan anggota SJ favorite ku.
"aku sedang ada masalah dengan minnie, jadi aku keluar saja," jawabnya.
huh, minnie lagi. apa tidak ada yang lain selain minnie? aku jadi kesal. kukira ia ada apa. ternyata minnie lagi.
"oh, oppa tenang saja, minnie oppa pasti mau memaafkan oppa," kataku setengah tidak ikhlas.
"oh, ya! dimana rumahmu?" tanyanya padaku.
"di gedung 15 oppa," jawabku.
"aku antar ya, kebetulan aku mau main ke temanku yang ada di gedung yang sama," katanya.
akhirnya, kami berjalan meuju apartment ku, ia mengantar ku sampai depan apartment.
"oh, jadi kamu habis pacaran?" tanya rae won saat aku memasuki aparment.
"bukan, kita hanya kebetulan bertemu," jawabku.
"terserah lah, " katanya dan kemudian masuk ke kamarnya.
huh, aku sangat senang hari ini, paling tidak aku bisa bertemu denagn kyuhyun. walalupun aslinya, setiap di kampus aku juga bisa bertemu denganya.

-t.b.c-

p.s : anggep aja si rae won itu anak bandel, anak broken home.

Jumat, 02 Juli 2010

it has to be you



it has to be you

chara :
- kim jongwoon
- moon geun young
- SJ's member
- e.t.c

yesung's POV
-sorm SJ 11's floor - 02 : 00 k.s.t-

aku memutar kenop pintu kamarku, sejak 2 jam yang lalu, mataku tak bisa diajak kerja sama. aku sangat mengantuk. tapi kenapa mataku tak mau menutup. aku berjlan meuju dapur, membuat secangkir hot chocolate untuk menemaniku di malam dingin ini. aku duduk di sofa ruang tengah, mengambil remote tv dan mulai menyalakanya. memilih acara yang menarik untuk ditonton. mtaku berhenti saat melihat wajah moon geun young di layar kaca. aku tersenyum simpul. ya, moon geun young.
perempuan kelahiran 6 mei 1987. 3 tahun lebih muda dari ku. berawal dari perintah SM yang menyuruh kami untuk menjawab SNSD atau aktris saat ditanya type ideal. aku mulai menyukainya. dimanapun, selalu sempat kukatakan namanya. tak peduli apa kata orang. aku sangat bersyukur mendapat kesempatan menyanyi di dramanya. tak peduli walau hanya lagu. paling tidak lagu itu menjelaskan apa isi hatiku.
tak lama, ku dengar, sura pintu dibuka. ternyata sungmin keluar. sepertinya ia juga tidak bisa tidur.
"oh, hyung? sedang apa?" tanyanya saat menyadari aku.
ia berjlan ke dapur untuk mengambil minum.
"aku tidak bisa tidur, kau sendiri? " jawabku.
"sepertinya kyu sedang sakit. aku mengambilkanya obat," katanya.
"moon geun young lagi?" tanyanya padaku saat melihat apa yang aku tonton.
aku tersenyum simpul. ia berjalan kembali ke kamarnya. menutup pintu dan meninggalkan ku sendiri.
ku pandangi layar televesi. tepat saat lagu it has to be you diputar. mulutku menggumam kecil mengikuti lagu.
tak lama, aku pun jatuh tertidur.

-07 : 00 a.m, k.s.t -
"hyung, bangun hyung, HYUNG!!" ucap ryeowook membangunkanku.
aku membuka mataku sedikit, ku pandangi jam di runag tengah, jam 7 pagi. rupanya aku tertidur.
"hyung, kenapa hyung tidur disini? tv juga menyala," tanya ryeowook sambil mematikan remote tv.
"tak apa, aku tak bisa tidur dikamar," jawab ku santai dan kemudian masuk ke dalam kamar.
aku pun masuk ke kamar mandi. setelah mandi, aku keluar kamar. di luar sudah terdapat leeteuk hyung, shindong, heechul hyung, donghae dan semuanya. tapi, ada yang aneh, mereka memandangku denagn senyum yang aneh.
"ada apa?" tanya ku polos.
"kau tau apa schedule kita hari ini? " tanya leeteuk hyung.
aku menggeleng pelan.
"baguslah, yang jelas kau akan menyukainya, ayo berangkat kita sudah terlambat," kata heechul hyung dan kemudian menggeretku.
seingatku hari ini kita cuma tambil di SBS drama award. tapi, memnagnya ada apa dengan SBS drama award?
kami memasuki mobil SJ dan berangkat ke gedung SBS. sesampainya di gedung SBS, kulihat moon geun young dan beberapa pemain lain di drama cinderella's sister. oh, jadi ini maksud nya aku akan senang. kulihat moon geun young berbicara dengan seorang laki - laki, tapi yang ku tahu, sepertinya laki - laki itu juga aktor.
aku berjalan menuju backstage untuk SJ. melewati geun young. sepertinya, ia tak tau jika ada aku disana.
"bagaimana hyung? kau senang kan?" tanya sungmin berbisik padaku.
aku tersenyum simpul yang bisa dikatakan iya ataupun tidak.
saat acara award, SJ menjadi bintang tamu bersama SHINee dan SNSD.
"baiklah, the best actrees is MOON GEUN YOUNG from CINDERELLA's SISTER" ucap pembawa nominasi.
moon geun young dan beberapa crew naik ke atas panggung. geun young menerima pialanya.
"kamsahamnida," katanya.
"terima kasih untuk tuhan, orang tua saya, crew KBS cinderella's sister, semua yang mendukung saya, terima kasih," katanya lagi.
aku tersenyum padanya dari bangku ku. aku bangga padanya.
"oh, saya lupa. terima kasih khusus untuk jongwoon-ssi yang sudah menyanyikan lagu dengan baik. saya menyukai lagunya. terima kasih, " katanya dan kemudan menuruni panggung dengan senyumnya.
ku rasakan pipiku merona. aku tidak salah dengar kan? ia menyebut nama asliku diatas panggung. ku rasa, sekarang semua mata tertuju padaku. aku tersenyum padanya yang duduk tak begitu jauh dari ku. ia pun membalas senyumanku.
"baiklah, the best O.S.T adalah it has to be you," kali ini lagu yang kubawakan menjadi pemenangnya.
aku naik ke atas panggung.
"kamsahamnida, " kataku saat menerima piala itu.
"terima kasih kepada tuhan, orang tua saya. super junior. dan juga untuk cinderella's sister. terima kasih." kataku.
setelah menerima award, aku menynayikan it has to be you. selama menyanyi, mataku tak lepas dari sosok moon geun young yang terus tersenyum.
setelah 2 jam acara berlangsung, SJ pun kembali ke dorm. sesampainya di dorm aku langsung terjatuh di sofa ruang tengah.
"hey hyung, kau pasti senang sekali tadi. iya kan? " kata ryeowook menjoba menggoda.
untuk kesekian kalinya aku tersenyum. sepertinya, aku terlalu banyak tersenyum hari ini.
"hyung! kemari!" teriak sungmin dari ruang tamu.
"waeyeo?" kataku sambil berjlan malas ke ruang tamu.
"lihat nih, ada surat untukmu," jawab sungmin sambil menunjuk surat di kotak surat kami.
ku lihat surat - surat itu. sekitar 5-10 surat . kuambil salah satunya. dan kubaca di ruang tamu.

dear, yesung oppa
oppa, kami sangat senang akan hubunganmu dengan moon geun young. kami turut bahagia. kapan kau akan mengumumkannya? kami pasti menerima kok oppa.

elf

aku terkejut melihat isi surat itu. kuambil lagi surat yang lain. ternyata sama saja. semua tentang moon geun young.
"apa ini?" tanyaku.
"apa isinya hyung?" tanya sungmin balik.
"ini, mereka mengira aku ada hubungan khusu denagn geun young. maksudnya apa? " kataku frustasi.
"di sukurin aja hyung. siapa tau kejadian beneran," jawab ryeowook polos.
"di sukurin aja? ya kalo kejadian benran. kalo jadi berita?" tanyaku ganti.
"ya udah, kan udah jadi beritanya. dinikmatin aja dong," jawab ryeowook polos lagi.
hah? dinikmatin? aku justru takut jika keluar berita geun young tak mau mengenalku lagi. ah, benar - benar frustasi aku.
"hyung, beruntung kau," kata sang magnae, kyuhyun.
"apanya?" tanyaku bingung.
"ya yang penting kau beruntung," jawabnya.
"oh," kata sungmin.
sepertinya cuma sungmin yang mengerti. ryeowook bahkan sudah pergi ke dapur karena tak mau mengurusi masalah ini.
sudahlah, sebaiknya aku tidur, besok super show 3 kami dimulai. aku hanay ingin melihat ELF disana agar pikiranku tenang.

-to be continued-

Kamis, 01 Juli 2010

i'm not poor girl part 4 (end)

i'm not a poor girl

by: anzilna
ratting : G
genre : friendship

chara :
- kim tae na
- caroline
- park hyo ra
- e.t.c

carol's POV
-dongdaemun- 10 : 00
huh, aku benar - benar kesal. siapa dia memangnya bikin masalah gitu. sial!

-flashback-
"hey, poor girl. ngapain kau disini? " ucap tae-na padaku.
"kenapa memangnya? " tanyaku ganti.
"huh, ini butik langgananku kau tau? " katanya.
"lalu? " balasku.
"kau tak pantas disini. poor girl," katanya.
aku pun berjalan keluar.
-flashback end-

karena itu lah, aku jadi tidak bersemanagat belanja dan memutuskan untuk pulang saja.

2 tahun kemudian-kyunghee university-
2 tahun yang lalu, aku sekolah disini. tapi itu dulu, sekarang aku sudah menjadi manager ASIAN GIRL MAGAZINE. dan aku disini untuk bertemu teman sekelas ku, Tae-na. kami berjanji untuk bertemu disini. aku ingin menjalin kerja sama denganya. sebetulnya, ia tidak tau denagn siapa dia akan bertemu. sejak kejadian di dongdaemun hari itu, kami benar - benar tidak pernah bertemu. karena, ia pindah universitas.
kulangkahkan kakiku meuju kantin kampus. terlihat tae0na sednag minum soda sabil membaca majalh mode.
"hai tae-na," ucapku.
"oh, hai. kau kan? " tanya tae-na saat bertemu dengan ku.
"poor girl," jawabku.
"ngapain disini? " tanyanya lagi.
"janjian sama kamu," jawabku santai dan kemudian duduk didepanya.
"tunggu, jadi manager ASIAN GIRL MAGAZINE itu kamu? " tanya tae-na.
"yup, gimana? masih mau kerja sama nggak?" tanyaku.
"bicarakan pada managerku. ia ada di alamat ini," katanya sambil meneyrahkan kartu nama managernya dan elangkah pergi.
aku mencegahnya pergi.
"tunggu," kataku.
"apa lagi?" tanya nya.
"kenapa buru - buru. ngorol dulu lah," jawabku.
"maaf ms. carol. saya sangat sibuk hari ini. saya ada jadwal syuting drama terbaru ok!" katanya.
"baiklah," kataku melepas tanagnya.
"kau tak mengataiku poor girl? " tanyaku.
ia berbalik,
"kau mau kukatai poor girl again?" tanya nya.
"haha," aku tertawa ringan.
ia berjalan kembali, samar - samar ia menagtakan "poor girl"
tapi aku tak peduli aku sudah mebutikan aku bukan poor girl. ku mengerti, poor girl itu bukan berarti miskin tapi, aku tak punya loyality. sekarang, aku sudah membutikkanya, i'm not poor girl.


-end-

it has to be you version 3 (YoungStreet)

it has to be you version YoungStreet


chara :
- kim jongwoon
- moon geun yeong
- Sj's member

Yesung's POV
- YoungStreet radio broadcast - 19 : 30 -

"ok! kim heechul youngstreet segment 3 dan 4. aku akan menanyakan beberapa hal kepada masing - masing member araseo? " kata heechul hyung.
"ok!" jawab semua member yang hadir di siaran youngstreet hari ini.
"firstly, siapa member yang didepan kamera dan belakang kamera kepribadianya 180' opposite?" tanya heecgul hyung.
"bukan aku kan?" ryeowook menyangkal semua perkataan member yang mau menjawab.
"menurutku, itu sungmin," kataku.
"menurutku juga," timpal member yang lain.
"why me?" tanya sungmin.
"kamu kalau di luar kamera, like sister," jawab heachul hyung terus terang.
sungmin menundukkan keplanya. menyembunyikan wajah tanpa make upnya di balik topinya.
"next, donghae, kalo kamu jadi manager atau stylish SJ. kamu akan ngelakuin apa? " tanay heechul hyung pada donghae.
"aku akan mengapus jadwal padaat SJ dan mengajak SJ berlibur" jawab donghae.
"iya, lalu kau akan dipecat dari perusahaan," ucap sang maknae kyuhyun sinis.
"hahaha" tawapun pecah di radio broadcast itu.
"ok, donghae, kau tak bisa jadi manager SJ. sekarang, yesung. jika kau jadi manager siapa yang akan kau managerin? " tanay hechul hyung padaku.
"tapi bukan penyanyi," sambung shindong.
"actor atau aktris," sambung sungmin.
"untukku, holliwood star.." kataku terpotong.
"holliwood? nggak boleh. harus dari negara kita dong," putus heechul hyung dan donghae berbarengan.
ak berfikir.
"eunjo=ah. oh, mianhae," kata heechul hyung.
aku tersenyum menimpali.
"buat aku, moon geun young-ssi," jawab ku.
"moon geun young-ssi" ucap seluruh member SJ.
aku hanay bisa tersenyum menanggapi reaksi member SJ. seakan sudah biasa terjadi.
"tidak ada ayng berubah. tetap moon geun young," kata kyuhyun.
"ok, bagaimana kalau kau menyanyikan it has to be you sekarang," kata heechul hyung.
"baikalh," jawabku.
"hey, moon geun young itu pendengar setia YS lho. buat hati denagn tanganmu diatas kepala untuknya. sipa tau dia sedang mendengarkan," ucap heechul hyung.
apa? buat hati? huh, kau mau buat aku malu lagi hyung?
"moon geun young tidak merasakan apapun saat mendengarkan lagu ini. walaupun kau putar untukknya seratus kali sekalipun," kataku.
"oh, jinjja? ya sudahlah, ayo, menyanyi," kata heechul hyung.
aku mangambil mic dan uali menyanyikanya.

Oneuldo nae gieogeul ttarahemaeda
I gil kkeuteseo seoseongineun na
Dasin bol sudo eomneun niga nareul butjaba
Naneun tto I gireul mutneunda
Neol bogo sipdago
Tto ango sipdago
Jeo haneulbomyeo gidohaneun nal
Niga animyeon andwae
Neo eobsin nan andwae
Na ireoke haru handareul tto illyeoneul
Na apado joha
Nae mam dachyeodo joha nan
Geurae nan neo hanaman saranghanikka
Na du beon dasineun
Bonael su eopdago
Na neoreul itgo salsun eopdago
Niga animyeon andwae
Neo eobsin nan andwae
Na ireoke haru handareul tto illyeoneul
Na apado joha
Nae mam dachyeodo joha nan
Geurae nan neo hanaman saranghanikka
Nae meongdeun gaseumi
Neol chajaorago
Sorichyeo bureunda
Neon eodinneungeoni
Naui moksori deulliji annni
Naegeneun
Na dasi sarado
Myeot beoneul taeeonado
Harudo niga eobsi sal su eomneun na
Naega jikyeojul saram
Naega saranghal saram nan
Geurae nan neo hanamyeon chungbunhanikka
Neo hanaman saranghanikka

akhirnya, aku menyanyikan lagu ini. jika heechul hyung benar, mungkin geun young sedang mendengar aku menyanyikan lagu ini.

-dorm SJ 11's floor Tv's room - 21 :00 -

aku memilih milih acara tv yang sednag diputar. tidak ada yang menarik. tapi, jariku berhenti enekan tombol remote tv saat sampai di stasiun tv KBS. ternyata, cinderella's sister seang diputar. aku pun menontonya.
"hyung, nonton apa? wah cinderella's cister ya. aku ikut nonton ya hyung," ucap sungmin saat masuk ke dorm dan lansgusng duduk di sampingku.
tak lama, hp ku berdering. aku membawa hp ku ke beranda dorm dan mengangkat telepon.
"yeopuseo?" ucapku saat mengangkat telepon.
"yeopuseo. jongwonn oppa," ucap suara yang tak asing bagiku, geun young.
"ne, waeyeo?" tanyaku.
"tadi, aku mendengarkan siaran YoungStreet," jawabnya.
"lalu, tanyaku lagi.
jujur, aku sudah takut kalau nanti dia marah padaku.
"kenapa kau bilang aku tak merasakan apa - apa saat mendengarkan lagu it has to be you?" tanyanya.
"agar member SJ tidak menanyaiku lagi," jawabku santai.
"kau tau, aku selalu merasakan kau seperti ada didekatku saat mendengarkan lagu ini," katanya.
"jinjja?" tanyaku idak percaya.
"tentu saja. nyanyikan sedikit untukku sekarang," pintanya.
"Niga animyeon andwae, Neo eobsin nan andwae, Na ireoke haru handareul tto illyeoneul, Na apado joha, Nae mam dachyeodo joha nan, Geurae nan neo hanaman saranghanikka" aku menynyikan bagian reff untuknya.
"gomawo oppa," katanya.
"ne. sudah, tidur sana. jaga kesehatanmu. selamat malam. annyong," ucapku.
"oppa juga, jangan lupa makan, istirahat cukup. selamat mala oppa. annyong," katanya.
aku menutup sambungan telepon dan berjaln masuk ke dalam dorm. tanpa sepengetahuan aku, kyuhyun, ryeowokk dan sungmin mendenagr pembicaraan ku dengan geun young.

-dorm SJ 11's floor YeWook romm-
"hyung, tadi hyung teleponan sama siapa? " tanya ryeowook.
"kenapa memangnya?" tanayku padanya.
"huh, kau pikir aku tak tau. tadi kau menynyikan it has to be you. berarti geun young kan? " tanaynay menggodaku.
blush, kurasakan pipiku mulai memerah.
"apasih? " kataku sambil melempar bantalku padanya.
"hyung naksir moon geun young, hyung naksir moon geun young," kata ryeowook mengejek.
huh, sial. lihat saja kau ryeowook. tapi, ryeowook benar, spertinya aku benar - benar menyukai oon geun young. ah, terserah lah. yang penting, aku sedang senang hari ini. tinggal lihat saja besok ya ryeowook, kau kan habis ditanagnku jika sampai kau meneybarkan itu.


-end-

p.s : it has to be you dari 1-3 ga ada hubunganya sama sekali.

Rabu, 30 Juni 2010

it has to be you version 2 (sukira)

it has to be you version sukira

chara :
- kim jongwoon
- moon geun young
- jongwoon's mother
- SJ members

jongwoon's POV
-Super Junior Kiss The Radio broadcast - 11 : 00 p.m-

"baiklah, setelah tadi telepon dari sang pemilik gym tempat kita semua berolah raga. sekarang, ada omma nih yang mau nelepon," ucap hyukjae.
"yeopuseo?" kata suara yang tak asing bagiku, walaupun suaranya dirubah.
"yeopuseo. omma, ini omma siapa? " tanya leeteuk hyung.
"tebaklah," jawab omma masih dengan suara yang dirubah.
"baiklah, ini omma siapa? " tanya leeteuk hyung pada seluruh memebr SJ.
"OMMA!!" aku berteriak.
"oh, yesung hyung. omma, panggil nama anakmu, " ucap hyukjae.
"yesung-ah," kata omma
"omma, beberapa hari yang lalu, adalah hari ibu. apa yang yesung berikan pada omma? " tanya Leeteuk hyung.
"dia hanya memberiku telepon dan ucapan selamat hari ibu," jawab omma.
seluruh member SJ pun tertawa di studio.
"omma, aku heechul," kata heechul hyung.
"oh, heechul. waeyeo?" tanya omma.
"omma, aku tanya. diantara banyak wanita di korea ini, siapa yang menurut omma cocok menjadi menantu omma?" tnaya heechul hyung.
berani seklai heechul hyung menanyakan hal itu. belum puas apa denagn kejadian kemarin di shim - shim tapa. huh, semoga omma tidak menjawabnya.
"menantu?" tanya omma.
"iya, sudahlah omma. jawab saja," jawab heechul hyung.
semaikin ingin kupukul wajah cantik hyungku ini. jujur, aku hanya bisa tersenyum, dan aku yakin wajahku pasti sudah memerah.
"Moon Geun Young-ssi" jawab omma.
aku benar - benar kaget omma mengatakan nama geun yeong. kali ini aku tersenyum lebar karena aku sudah tidak bisa mengeluarkan kata - kata sedikitpun. jawaban omma benar - benar diluar dugaanku. setahuku, aku tidak pernah membicarakan sedikitpun hal tentang geun yeong dihadapan omma.
"moon geun young omma? waeyeo omma?" shindong bertanya pada omma.
"karena, kehidupan pribadinya yang sanagt baik. geun young adalah gadis yang baik," jawab omma.
"oh, begitu. tidak salah kok omma," kata ryeowook.
"hahaha" omma hanya tertawa saja.
"omma, mau kita sambung ke geun young? " tanya hyuk jae.
syang, hyuk jae jauh dari tempat ku duduk. jika dekat, sudah habis dia.
"bisa memangnya? " tanya omma.
"tentu, untuk omma nya super junior mengapa tidak? " kata leeteuk hyung.
"baiklah," jawab omma.
itu artinya omma akan berbicara langsung dengan geun young. aku hanay bisa berharap geun young sedang syuting.
"tunggu ya omma," kata hyukjae.
"yeopuseo?" ucap sura geun young.
sial, geun young sedang tidak syuting. ah, sepertinya aku harus menyembunyikan wajahku. kemana topi ku? pipiku pasti sudah tamabh merah. sial.
"yeopuseo. geun young. ini sukira," jawab leeteuk hyung.
"oh, iya. annyong," ucap geun young.
"apa kau sedang sibuk?" tanya hyukjae.
"tidak, selama seminggu ini, hanay ambil scene siang saja. sehingga, alamnya aku free. waeyeo? " jawab geun young.
"baiklah, ini. omma yesung ingin berbicara denganmu," kata leeteuk hyung.
"yesung omma? jinjja?" tanay geun young.
"ne, annyonghaseo," kata omma.
"annyonghaseo. omma," jawab geun young.
"tidak syuting?" tanay omma.
"sudah omma, tadi siang," jawab geun young.
"wah, kau ini aktris hebat. omma selalu menonton semua drama dan film yang kamu bintangin lho. omma juga fans kamu," kata omma.
"jinjja? kamsahamnida," kata geun young.
"iya, tentu saja. jujur, omma ingin melihat kamu ackting dari dekat lho" ucap omma.
"iya omma. terimakasih," ucap geun young.
"jongwoon-ah. ajak geun young ke rumah. omma ingin bertemu dia," ucap omma pada ku.
ke rumah? ketemu omma? memang aku siapanya? omma, jangan aneh- aneh deh. aku tamabh malu denagn perkataan omma. mana, ini siaran langsung lagi.
"geun young. jaga diri baik - baik ya. janagn lupa makan, istirahat yang cukup. janagn terlalu memaksakan diri. annyong," kata omma pada geun young.
huh, geun young diperhatikan sekali. seperti benar - benar menantunya. ups, aku ngomong apa tadi?
"ne omma, kamsahamnida. yeoreobun, annyong," ucap geun young.
"baiklah, omma berterima kasih kepada sukira. super junior daebak, annyong," ucap omma.
"annyong" kata seluruh meber SJ.

- dorm 11th floor. YeWook's room- 00:30 a.m-
aku merebahkan diri si kasur empukku. menunggu giliran masuk kamar mandi yang sudah didahului ryeowook.
ding..
hp ku berbunyi, ku raih hp ku dan membaca sms dari geun young.
"omma mu sangat menyenangkan"
aku sanagt terkejut melihat isi sms geun young. segera kubalas smsnya.
"gomawo"
tak lama, ia membalas sms ku.
"ne, hey. sperti kata omma mu. kapan kau membawaku untuk bertemunya"
aku tambah terkejut lagi denagn sms nya.
"kau mau mengenal omma ku lebih dekat?"
aku kaget sekali, kupikir, ia tidak akan menanggapi hal itu. ternyata...
"tentu saja. kapan?"
saking senangnya, aku tidak sadar, ryeowook sudah keluar dari kamar mandi, ia memandangku heran karena aku tersenyum sendiri.
"secepatnya"
denagn senyum riang, aku berjalan meuju kamar mandi kamarku.
"hey hyung, kau kenapa?" tanay ryeowook saat aku melewatinya.
aku hanay menggeleng dan masuk ke kamar mandi. samar - samar kudengar ryeowook mengatakan.
"dasar, hyung aneh,"
tapi, aku tidak peduli, karena aku sdnag senang. yay!

-end-

it has to be you version 1 (Shim - Shim Tapa)

it has to be you

chara :
- kim jongwoon
- moon geun yeong
- Sj's member
- e.t.c

jongwoon's POV
10,05,21 - Shim Shim Tapa Radio broadcast - 00:00 a.m

"baiklah, karena cote terbanyak adlah untuk moon geun yeong. maka, kami akan meleponya," ucap gyuri.
ya, baru saja, SJ memainkan miinah world cup. denagn hadiah, akan menelepon perempuan yang mendapat vote terbanyak. dan ternyata itu adalah moon geun yeong.
aku menundukkan kepalaku dan menyembunyikan wajahku di balik topi merah yang kupakai.
"yeopuseo?" terdengar suara perempuan manis di seberang telepon.
semakin kutundukkan kepalaku, aku yakin, wajahku sudah memerah sekarang.
"annyonghaseo. ini, moon geun yeong?" tanya gyuri takut - takut.
"ne, geun yeong imnida. waeyeo?" jawab geun yeong.
aneh, memangnya, ia tidak syuting sehingga bisa menjawab telepon?
"oh, kami dari shim - shim tapa. bisa berbicara sebentar? atau kau sedang sibuk?" kali ini shindong yang bertanya.
"oh, tidak. aku baru saja masuk kamar," jawab geun yeong.
"baiklah, kali ini di studio shim - shim tapa ada super junior," ucap shindong.
"oh! super junior yang menyanyikan miinah itu kan?" tanya geun yeong.
"tentu saja," jawab gyuri.
"wah. selamat atas comeback nya. juga asia tour yang sangat hebat. aku sangat menyukai lagu MIINAH ," kata geun yeong.
"jinjja?" tanya ryeowook.
"tentu saja, lagunya sangat bagus," jawab geun yeong lagi.
"bagus mana dengan it has to be you? " tanya heechul hyung.
huh, rasanya aku ingin memukul wajah heechul hyung karena sudah menanyakan hal itu.
"hmm, ada yesung oppa disitu? " tanya geun yeong.
aku justru semakin menyembunyikan wajahku di balik mic dan topi ku.
"iya. di sini ada yesung. hey yesung, ucapkan slam padanya," kata teukie hyung padaku.
"annyong," ucap ku masih belum mengangkat wajah.
"hey, wajah yesung hyung memerah," ujar ryeowook yang duduk di sebelahku dengan wajah innocent.
"benarkah? hey yesung hyung. angkat wajahmu," kali ini sungmin angakat suara.
aku masih menundukkan wajah ku.
"annyong, yesung oppa," jawab geun yeong.
terjadilah kekacauan di studio shim - shim tapa.
"geun yeong. bangus mana, it has to be you atau miinah? " tanya teukie hyung.
"aku suka semua lagu super junior," jawab geun yeong.
"mana mungkin kau tak suka, hampir semua lagu super junior ada suara yesung nya. mana yang paling sring kau dengarkan?" tanya gyuri.
"aku biasa mendengarkan miinah saat break syuting di lokasi syuting. dan it has to be you ketika aku mau tidur," jawab geun yeong.
"kenapa sebelum tidur? " tanay hyukjae sebelum yang lainya bertanya.
"lagunya membua aku cepat tidur. rasa lelah ku seharian bisa hilang jika aku mendengarakan lagu itu," jawab geun yeong.
sepertinya, pipiku mulai memerah lagi. ku tendang sedikit kaki ryeowook yang sepertinya mau berbicara lagi.
"baiklah, ini pertanyaan terakhir. di sini ada 9 member SJ termasuk aku. siapa yang kau pilih? " tanya shindong.
"hmm," gumam geun yeong.
sedangkan di studio shim - shim tapa pada meneriakkan nama ku. huh, kalian piki, aku siapanya?
"yesung oppa" jawab geun yeong tegas.
aku sedikit menaikkan kepalaku. para meber SJ pun beretriak seakan dapet award ke 100 untuk SJ.
"kamsahamnida," kataku saat semua mulai tenang.
"ne, cheonmaneyeo," jawab geun yeong.
"baiklah, selamat tidur geun yeong. selamat mendengarkan suara indah yesung, annyong.." kata gyuri.
"annyong," jawab geun yeong da memutus kan sambungan.

10,05,21 - Shim Shim Tapa Radio broadcast - 01:30 a.m
akhirnya, shim - shim tapa selesai juga. badan ku sudah sanagt lelah. aku inginsegera tidur rasanya.
tiba - tiba, hp ku berdering. aku tidak tau siapa yang menelopn karena tidak ada namanya.
"yeopuseo?" tanayku.
"yepuseo. oppa. geun yeong imnida," jawab suara yang ternyata geun yeong itu.
"geun yeong? ada apa?" tanayku.
aku bertelepon sambil berjalan keluar gedung MBC. berjalan menuju mobil super junior.
"tak apa. aku hanay ingin minta maaf soal tadi di radio," katanya.
"kenapa minta maaf?" tanya ku.
"pasti habis ini akan keluar berita. dan aku takut tentang ELF," jawabnya.
"tenang saja. ELF tidak seperti itu. ku harap kau tidak menyesal mengatakan itu" kataku.
"hahaha, tentu saja. kenapa aku harus menyesal. baiklah, selamat malam oppa. jaga kesehatan mu. jangan begadang malam ini. annyong," katanya.
"iya, kau juga. jangan syuting terus. janagn lupa makan. annyong," kataku.
aku menutup flip hp ku disaat semua member mulai masuk mobil.
"hey, kau pikir kita tak tahu. kau baru saja di telpon geun yeong kan?" tanya heechul hyung.
"apaan sih?" kataku.
"mengakulah. ELF saja sudah pada tau kalo kamu tuh naksir dia," ucap teukie hyung.
"iya hyung. ELF pasti menerimanya," kata ryeowook.
huh, sepertinya aku akan menjadi bahan ledekan malam ini. api tak apa. aku cukup senang hari ini. sepertinya, aku akan memimpikanya pagi ini. hihihihi....

-end-

Selasa, 29 Juni 2010

FF KyuMin ANGEL part 1 (yaoi)

Kyuhyun’s POV
-02.00-
Pagi ini,udara sangat dingin, 2 jam yang lalu, pesawat kami mendarat. Tapi, entah kenapa justru aku tak bisa tertidur. Aku tahu, aku butuh tidur untuk kegiatan – kegiatanku. Kurapatkan jaket putihku. Sedikit mengurangi dinginya udara pagi ini. Ku pandangi han river yang tepat berada di belakang apartment baru kami. Ya, 2 hari sebelum kami berangkat ke china, kasmi memutuskan pindah apartment. Kali ini aku sekamardengan hyung kesayanganku. Sungmin hyung.
Aku berjalan masuk nkembali ke kamar. Tak lupa kutup pintu beranda dan gordenya. Ku pandangi wajah hyungku yang sedang tertidur nyenyak. Wajahnya tanpa make up terlihat sangat lelah. Walaupun harus kuakui, wajahnya benar – benar manis. Ku berjlana menuju ranjang tidurnya. Aku duduk di pinggir tempat tidurnya. Pelan – pelan, kusibakkan poni yang menutupi dahinya. Ku kecup lembut dahi Sungmin hyung. Sebelum ke tempat tidurku, ku tarik selimut berwarna pink lembut. Menutupi pemiliknya agar tidak kedinginan. Akhirnya, aku pun terlelap tidur.
-08.00-
Ku buka pelan mataku, matahari memaksa masuk ke kamar melalu jendela dan pintu balkon kamar. Ku lihat jam wekker di samping ranjangku, pukul 08.00. tidak, aku terlambat. Hari ini aku ada jam kuliah. Kulihat sungmin hyung baru saja keluar dari kamar mandi. Sepertinya dia habis mandi, rambut hitamnya masih terlihat basah.
“pagi kyu, “ sapanya.
“pagi hyung, “ jawabku.
Aku langsung mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. Setelah mandi, aku langsung bersiap – siap. Ku sambar jaket dan tas kuliahku.
-ruang tamu-
“mau kuliah kyu?” tanya sungmin hyung.
“iya nih, udah telat, “ jawabku asal sambil memakai sepatu.
“aku anterin ya, “ ujar sungmin hyung.
Tanpa menunggu persetujuanku, ia suah mengambil kunci mobilnya. Entah ada apa, kebetulan sekali, outfit kami hari ini sama. T-shirt merah, jins. Plus jaket putih. Kalau jaket putih, kita emang kembaran.
“eunhyuk hyung, ryeowook hyung, sama yesung hyung kemana? Kok tadi nggak ada? “ kataku memulai pembicaraan.
“eunhyuk lagi dorm ats, yesung hyung sama ryeowook lagi belanja, “ jawab sungmin hyung santai.
“udah sampai kyu. Nanti di jemput sekalian nggak? “ tanya sungmin hyung sambil tersenyum.
“terserah hyung saja. Aku pulang jam 1. Hehehe, “ jawabku.
Aku pun keluar dari mobil, setelah itu, mobil keluar dari area kampusku. Seingatku, hari ni sungmin hyung ada rapt di kantor (ayahnya) tapi kenapa pake baju yang santai begitu? Terserah lah.
-13.00-
“sungmin hyung jadi jemput aku nggak ya ? “ tanyaku pada diri sendiri.
“aku telpon dia aja kali ya...” ucapku lagi paga diri sendiri.
What is geudaeganal..
Saranghanko man gatta...
‘nada sambungnya...’ batinku.
“deuboseyeo, “ ucap sungmin hyung di sebrang sana.
“hyung, ini aku kyu, “ jawabku.
“ne, waeya? “ tanay sungmin hyung.
“hyung jadi jemput aku di kampus nggak? Jadi ya.. ya.. ya.. “ pintaku seperti anak kecil.
“iya jadi. Meetingku baru aja selesai, kamu tunggu dulu ya, “ kata sungmin hyung.
Setelah itu, sambungan terputus.
Aku memutuskan menunggu sungmin hyung dengan duduk di kursi taman terdekat. Ku keluarkan buku bacaan dari tasku. Kurang lebih, 15 menit aku menunggu, mobil sungmin hyung masuk dan berhenti di depanku. Aku segera masuk ke dalam mobil. Aku terkejut melihat sungmin hyung di dalam mobil, benar – benar berbeda dari yang tadi pagi. Kali ini, ia memakai kemeja putih polos dengan darihitam, berserta setelan jas hitam yang sangat cocok di tubuhnya. Benar – benar pewaris utama. Tapi, kenapa raut wajahnya seperti marah. Apakah karena aku memintanya menjempuku atau karena meeting tadi?
“hyung, meetingnya lancar? “ tanyaku.
“ya, “ jawabnya singkat.
“gwenchana? “ tanyaku lagi.
“ne, gwenchana, “ jawabnya lagi.
Kuurungkan niat ku untuk bertanya, mungkin ini masalah pribadi. Sesampainya di dorm, ia langsung turun tanpa mengecek a.c mobil, d.l.l. spertinya, ia benar – benar marah. Apa mungkin ia marah padaku? Kuikuti dia masuk ke dalam kamar. Setelah ia mengganti bajunya dengan short jins dan t-shirt putih, ia telungkup dia tas tempat tidurnya. Kupikir, ia tidur. Tapi, sewaktu aku mau keluar, samar – samar, ku dengar isak tangis.
“hyung...” ucapku pelan sambil menepuk bahunya.
Sungmin hyung terbangun dan langsung memelukku. Aku terkejut, ku rasakan pipiku memerah.
‘ayolah kyu, kau ini kenapa? Dia itu Cuma hyungmu,’
“kyu, aku mau cerita sesuatu sama kamu, “ ucap sungmin hyung setelah melepaskan pelukanya.
“ada apa hyung? Cerita saja, “ kata ku.
“tadi, hiks setelah kamu telepon, appa tanya, apa saja kegiatan SJ seminggu kedepan. Tentu saja, hiks aku jawab kita free. hiks Appa minta padaku untuk ada di kantor dan menjadi manager untuk satu minggu kedepan, “ katanya panjang lebar.
“lalu, memangnya kenapa? Wajarkan. Kau kan pewaris utamanya, “ tanya ku.
“kyu sayang, itu artinya, aku bakalan pulang dan bakalan ketemu sama sungjin, “ jawabnya.
“ada apa sama sungjin? “ tanya ku lagi.
“ia merebut perhatian appa dan umma karena ia udah wamil, dan kata appa, jika proyekku kali ini gagal, aku tidak akan dianggap keluarga lee. Dan kau tahu kenapa bisa sampai seperti itu, itu permintaan sungjin. Dan appa menurutinya, gimana aku nggak nangis, “ jawabnya panjang lebar lagi.
Otakku mencerna kata – kata sungmin hyung.
“terus, hyung maunya gimana? “ tanyaku.
“ya udah, besok aku pulang. Aku baru bakalan balik ke sini hari jum’at selesai jam kerja. Natar kamu bilang ke teuki hyung ya, “ jawab sungmin hyung.
Setelah mengucapkan itu, ia keluar dari kamar. Otakku mencerna kembali kata – kata sungmin hyung. Tunggu, kalau di pulang ke rumahnya, berarti selama seminggu kedepan aku bakalan sendirian dong. Pasti nanti aku kesepian.
‘duh, kyu. Kamu kenapa lagi sih? Dia Cuma hyung mu. Nggak lebih, ‘ ujarku pada diri sendiri, sambil menggelengkan kepalaku.
“hey kau kenapa?” tanya sungmin hyung sambil membawa sekantong keripik kentrang ditanganya.
Ia duduk di sofa kamar dan mulai menyalakan televisi. Sambil memilih acara tv. Ia memakan keripik kentangnya.
“kau tak apa kan ku tinggal sendiri selama seminggu? “tanyanya tanpa mengalihkan pandanya dari tv.
“tentu saja tak apa. Kau pikir aku anak kecil yang 24 jam harus di jaga, “ jawabku, untung saja ia tak melihat wajahku. Karena, wjahku mengatakan aku tidak mau.
“baiklah, jangan kangen sama aku ya, “ katanya lagi.
Aku tahu perkataanya itu Cuma bercanda, tapi aku menganggapnya serius. Mana mungkin aku tidak kangen dengan mu hyung jika kau tinggal seminggu.
-keesokan harinya, 08.00-
“aku pulang dulu ya kyu, besok jum’at aku pulang, “ kata sungmin hyung.
Aku mengantarnya sampai tempat parkir. Setelah yakin sungmin hyung telah pergi, aku naik ke dorm atas untuk memberi tahu teuki hyung tentang sungmin hyung.

Sungmin’s POV
Ku kendarai mobilku dengan laju yang cukup cepat, sampai akhirnya, aku memasuki kawasan perkantoran. Aku masuk ke salah satu bangunan perkantoran dan memarkirkan mobilku di hlaman depan. Ku langkahkan kakiku memasuki bangunan yang cukup mewah itu.
“Annyonghaseyo, Sungmin- ssi, “ sapa para pegawai, ku balas hanya dengan senyuman.
Aku memasuki ruanagan tempat ku bekerja, ku nyalakan notebook ku dan mulai bekerja. Belum lama aku menegerjakan tugasku, hp ku berdering.
“yeopuseo? “ kata ku.
“Ya! Sungmin-ah, “ suara Heechul Hyung terdengar di seberang.
“ne, waeyo ? “ Tanya ku.
“kau ada di mana? Ku cari di kamarmu tak ada, “ jawab Heechul hyung.
“aku di kantor hyung, “ jawabku singkat.
“oh, okelah. Mian, aku mengganggu mu. Annyong, “ ucap heechul hyung dan langsung menutup telepon.
Ku kerjakan kembali tugas – tugas ku. Tak terasa, sudah memasuki jam makan siang. Aku berniat makan siang dengan sahabatku, Sunny. Maka, aku meneleponya.
“Yeopuseo ? “ suara cempreng milik jess menyambutku.
“Sunny ada? “ tanayku to the point.
“kok Sunny terus sih oppa? Di sini ada jess nih. Sama jess aja ya ? “ katanya kecentilan.
“aku perlunya sama Sunny, dia ada nggak? “ kataku agak ketus.
“ya udah kalo nggak mau. Sunny ga ada. Lagi keluar sama Yuri,” kata Jess dan langsung menutup telepon.
Tok..tok..tok..
“masuk, “ ucapku.
“kau mau makan siang ? “ tanay appa begitu masuk di ruangan ku.
“iya, aku mau keluar, “ jawabku.
“bareng appa ya? “ ajak appa.
“ nggak usah, aku mau makan sendiri aja, “ sanggahku.
“ayolah, “ paksa appa.
Akhirnya aku hanya menurut saja. Appa membawaku ke subah restaurant China yang cukup besar. Karena jam makan siang, restaurant cukup ramai. Appa dan aku duduk di deretan meja yang ada di sudut uangan. Kemudian, appa memesan makanan. Setelah makanan datang, appa memulai pembicaraan. Appa tau, kalo aku nggak bisa marah saaat makan.
“appa mau bicara tentang kamu dan seungjin, “ katanya.
“apa lagi sih appa? Appa belum puas aku kerja di kantor? “ jawabku.
“bukn, appa sudah puas dengan hal itu. Appa Cuma mau kalian akur, “ kata appa.
“kami sudah akur appa, “ bantahku.
“akur bagaimana? Selalu saja saat bertemu bertengkar, “ kali ini appa membantah.
“ap..” kataku terputus.
“bagaimana jika kau pindah ke rumah saja, agar kelian semakin akur, “ potongnya.
“TIDAK! “ jawabku tegas.
“waeyo ? “ tanay appa.
“taka pa. yang jelas aku tidak mau. Ayo ke kantor appa. Aku sudah selesai, “ jawabku dan langsung emninggalkan appa.

-15.00-
‘sudah waktunya pulang,’ pikirku.
Tok..tok.tok..
“ya, “ kataku.
“kau mau pulang? “ Tanya appa.
“tidak, aku mau lembur saja. Lagi pula aku bawa mobil, “ jawabku.
“ya sudah, appa pulang dulu, “ ucapnya.
Selepas kepergian appa, aku kembali menekuni pekerjaanku. 2 lasan aku tak mau pulang. Pertama, aku ingin pekerjaanku sagera selesai agar bisa segara kembali ke kehidupanku semua. Dan yang kedua, aku malas bertemu seungjin di rumah. Dia pasti membuat ku muak dengan kelakuanya.
-22.00-
‘jam 10 rupanya. Aku pulang saja lah. Seung jin juga pasti sudah tidur,’ batinku.
Ku langkahkan kakiku keluar ruangan, beberapa karyawan office boy masih ada di kantor. Aku berjalan menuju mobilku. Setelah aku masuk ke mobil, aku mengendarai mobilku ke arah rumah dengan laju sedang. Di jalan, aku melihat taman kecil. Taman itu mengingatkan ku pada sebuah taman yg biasanay aku datangi dengan kyuhyun. Aku meraih ponselku dan mengirim pesan kepada kyu.
‘KYU, AKU TUNGGU DI TAMAN BIASANYA YA!’
Tanpa melihat kea rah samping, aku melaju kea rah taman. Tiba – tiba, sebuah mobil melaju kencang dari arah kiri ku. Tiba – tiba…
BRUKK……
-22.00, dorm, kyuhyun’s POV –
Ding.
“ada pesan? Dari siapa? “ tanyaku pada diri sendiri.
“sungmin hyung? “ tanyaku lagi.
‘KYU, AKU TUNGGU DI TAMAN BIASANYA YA!’
Aku langsung mengambil kunci mobil dan jaketku. Segera aku pergi ke taman. Di perempatan jalan menuju taman, banyak orang berkumpul. Karena penasaran, aku merapatkan mobilku ke tepi jalan dan berjalan menuju kerumunan orang tadi. Ternyata, sebuah kecelakaan terjadi. Sebuah mobil di tabrak tepat di kemudinya. Tunggu, aku mengenali mobil ini. Ini mobil sungmin hyung. Ku buka pintu kemudi mobil tersebut. Kudapati tubuh sungmin hyung tergeletak lemah. Kemeja biru mudanya penuh bercak darahnya. Segera, ku angkat tubuhnya menuju mobilku. Ku jlankan mobilku menuju arah rumah sakit. Pikiranku kacau, aku tak bisa berpikir apapun lagi. Yang ada di pikiranku hanya menyelamatkan nyawa sungmin hyung. Tidak lebih.

to be continued...

i'm not a poor girl part 3

i'm not a poor girl

by: anzilna
ratting : G
genre : friendship

chara :
- kim tae na
- caroline
- park hyo ra
- e.t.c

carol's POV
-07:00- dinning room-
"hyo ra, hari ini ada kerjaan?" tanayku pada hyo ra saat di ruang makan.
terlihat hyo ra sudah siap dengan baju kerjanya. rok biru tua selutut, kemeja putih, blazer biru tua senanda. tak lupa sepatu high hell juga sudah terpasang manis di kakinya.
"iya nih. meeting kemaren berhasil. jadi kaya nya nta aku lembur deh. kamu nggak kuliah?" jawab hyo ra.
"libur" jawabku dan langsug duduk di kursi meja makan.
"aku dulan ya carol. majalah soal tae-na ada di ruang tamu," kata hyo ra dan langsung meraih tas dan kunci mobilnya.
aku mengambil susu dari kulkas an menuangkanya ke gelasku. aku mebawa gelasku ke ruang tamu. mengambil salah satu majalah dengan cover bertuliskan KIM TAE-NA. kemudian aku duduk disofa ruang tamu. ku buka satu persatu halam majalah tebalitu.
"Kim Tae-Na, gadis kelahiran Seoul 31 Desember 1992 sudah memulai debut di duania entertaint sejak kemunculanya di film BELIEVE. sapai saat ini, karirnya tidak merun, bahkan terus meroket. saat ini, ia mulai menambah dunia ackting drama, model iklan, model video klip, bahakan katanya ia mau merambah dunia tarik suara. tak hanya karirnya yang bagus. akademiknya juga sangatlah bagus. ia berhasil masuk di cambridge university denagn beasiswa khusus. ia juga berasal dari keluarga kaya. ayah nya pemilik perusaaan ekspor - impor terkemuka. ibunya pemilih butik terkenal. jadi tak slah jika ia di sebut THE PERFECT PRINCESS"
begitulah isi artikel di salah satu halaman majalah tersebut. aku membalik - balik kembali halam majalah tersebut. foto-foto kim tae-na banayk terpasang di hampir semua halaman majalah. huft, panatas dia mengataiku poor girl. jadi dia benar - benar enak sih.

tae-na's POV
-07:00-tae-na's room-
huft, pagi gini udah di suruh ke tempat pemotretan. bosen banget tiap pagi harus melakauakn aktivitas yang sama terus.
aku membuka pintu kamarku, beberapa peayan sibuk membersihkan rumah yang besar ini. beberapa lainya mengurusi bagian dapur. aku melangkah turun dari kamar ku. beberapa pelayan yang sedang membersihkan ruang tengah pun menunduk padaku. aku melangkah menuju meja di ruang tengah. mengambil kunci mobil dan angsung melenggang keluar bersama mobil sport putihku.

-07:45-apgeujong street-
yup, hari ini pemotretan di apgeujong street. kalo ad yang bilang saji aku th enak. itu salah besar. capek banget tipa hari isnya kuliah, pemotretat, syuting sampe pagi. kuliah lagi. huft, walaupun fans banyak, rumah segede itu. kalo rumah nggak ada orangnya sama aja dong. appa dan umma tak pernah di rumah. sama halanya denagn aku. rumah cuma ada pelayan. apa itu rumah?
"tae-na! ayo mulai," ucap sang fotografer itu kepadaku.
"ne," jawabku.
aku melangkah menuju tempat fotografer itu. mendengarkan arahanya dan bergaya di depan kamera. 2 jam berlalu dengan kegiatan yang sama saja. kali ini, aku ingin jalan - jalan sebentar ke Dongdaemun. melepas penatku sebentar saja.
aku menjalan kan mobilku ke arah pusat fashion terbesar di seoul. aku pun mulai masuk ke pusat perbelanjaan itu. aku memakai kaca mata agar sedikit menutupi wajahku. saat masuk ke sebuah butik langganan ku, aku bertemu dengan seseorang yang tak asing bagiku. itu cewek yang aku sebut "poor girl" mau apa dia di sini?

carol's POV
-08:30-hyo ra's apartment-
ah, dari pada aku berdiam diri disini, mending jalan - jalan. kayanya kemaren hyo ra ngasih tau soal mall fashion deh. Dongdaemu. kesana aja deh.
aku mengganti pakaianku dengan mini dress kuning cerah dan flat show warna senada. mengambil tasku dan pergi ke halte bus.

-09:00-Dongdaemun-
akhirnya, samapi juga. benar - benar pusat fashion. aku melangkahkan kakiku memasuki salah satu butik di sana. memilih - milih mini dress yang ada di sana. tak lama, seorang perempuan degan high hell putih mendekatiku. kulihat wajahnya. ternyata kim tae-na. si super model itu. huh, ngapain dia kesini?

Senin, 28 Juni 2010

i'm not a poor girl part 2

i'm not a poor girl

by: anzilna
ratting : G
genre : friendship

chara :
- kim tae na
- caroline
- park hyo ra
- e.t.c

Carol's POV
-07:00-hyo ra's apartment-
aku membuka tirai jendela kamarku, aku pun membuka jendela untuk menghirup udara segar musim semi. bunga - bunga di taman depan apartment sudah mulai bermekaran. korea sangat berbeda dari tempat asalaku, singapore. yup, aku belum bilang ya aku dari singapore. dan aku bekerja di majalah ASIAN GIRL MAGAZINE.
aku berjalan santai menuju lemari pakaianku. mengambil t-shirt kuning polos dan jins hitam ketat. aku masuk ke kamar mandi dan mulai membersihkan diriku.

-08:00-dining room-
"hay hyo ra, " sapa ku begitu keluar kamar.
aku menmukan hyo ra sedang menata meja makan. kemudian, aku duduk di salah satu kursi meja makan. aku mulai mengambil 2 lemabar roti dan selai kacang. kemudian, aku mengoleskan selai kacang ke rotiku.
"kamu kulaih hari ini? " tanay hyo ra.
"iya nih," jawabku sambil memakan rotiku.
"aku nggak bisa nganter. aku ada meeting sama klient. nggak papa ya? " tanya hyo ra again.
"nggak papa lah. aku udah gede. lagian aku juga udah tau jalan ke kampus. nggak usah khawatir," jawabku.
"aku duluan ya," kata hyo ra dan kemudian berjalan meuju pintu keluar.
setelah makan, aku mengambil tasku dan keluar dari apartment. aku berjlan sebentar meuju halte bus. tak lama, bus yang kutunggu pun tiba. 30 menit perjalan dari apartment hyo ra ke kampus ku.
sesampainya di kampus, aku langsung memasuki kelasku. aku duduk di bangku tengah belakang. cukup stategis. tak lama, seorang perempuan berparas cantik. rambutnya di kucir kuda. ia memakai rok jins mini selutut, tank top dan cardigan. aku memperhatkan gerak - gerikanya. tak lama, is melepas kacamatanya. ia adalah gadis yang mengatakan ku poor girl kemarin.
"tae-na. sudah baca berita hari ini kan? " tanya seorang perepuan yang cukup cantik dengan make up tebal kepada cewek tadi yang ternyata bernama tae-na tadi.
"yes, of course. waeya? " jawab tae-na.
"kamu udah beli tiketnya? lusa acaranya lho tae-na," tanay cewek make up tebal itu lagi.
"tentu saja. seorang tae-na telat membeli tiket Super Show? tidak mungkin!" jawab nea tegas.
"kau membelikan untuk kami? " kali ini cewek lain yang bertanya.
"untuk kalian? tentu saja. tapi yang festival dan tidak yang VVIP seperti ku," jawab tae na.
"gomawo," jawab dua cewek itu berbarengan.
tunggu, taena akan ke Super Show? jadi, dia itu ELF?
ting..ting...ting...
bel masuk berbunyi. seorang dosen yang menurutku cukup umur (tua) memasuki kelas kami. samapi jam 12 aku harus belajar di kampus baruku.

-13:00- hyo ra's apartment-
huft, akhirnya pulang juga. capeknya sekelas dengan miss tae na yang super nybelin. mana dia berkali - klai melempar pandangan seakan mengatakan "poor girl" pada ku. huh, menyebalkan.

2 day after 19:00-Seoul Olympic Stadium-
aku memasuki hlaam stadium megah ini. hyo ra juga ikut menonton.
2 jam berlalu, konserpun selesai. aku sanagt senang bisa meonton konser super show tahun ini. walaupun harus berdiri karena ms. angeliq memberikan ku tiket festival. aku tetap saja senang. ku lihat tae-na dan kawn - kawanya keluar dari pintu khusus penonton VVIP. ia melambai ringan pada teman - temanya dan masuk ke mobilnya.
"hyo ra, kau tau cewek yang mobilnya kau tabrak kemarin?" tanay ku pada hyo ra.
"tentu, siapa yang tak kenal padanya," jawab hyo ra.
"memangnya, siapa dia?" tanay ku.
"kau jurnalis majalah ASIAN GIRL MAGAZINE tak tau dia?" jawab hyo ra sambil mnetap tajam ke arahku.
aku hanya menggeleng.
"dia itu super mobel yang sanagat terkenal," kata hyo ra padaku.
"supermodel?" tanay ku penasaran.
"sudah, aku punya majalah tentangnya di rumah. ayo pulang," jawab hyo ra.

to be continued...