Rabu, 30 Juni 2010

it has to be you version 2 (sukira)

it has to be you version sukira

chara :
- kim jongwoon
- moon geun young
- jongwoon's mother
- SJ members

jongwoon's POV
-Super Junior Kiss The Radio broadcast - 11 : 00 p.m-

"baiklah, setelah tadi telepon dari sang pemilik gym tempat kita semua berolah raga. sekarang, ada omma nih yang mau nelepon," ucap hyukjae.
"yeopuseo?" kata suara yang tak asing bagiku, walaupun suaranya dirubah.
"yeopuseo. omma, ini omma siapa? " tanya leeteuk hyung.
"tebaklah," jawab omma masih dengan suara yang dirubah.
"baiklah, ini omma siapa? " tanya leeteuk hyung pada seluruh memebr SJ.
"OMMA!!" aku berteriak.
"oh, yesung hyung. omma, panggil nama anakmu, " ucap hyukjae.
"yesung-ah," kata omma
"omma, beberapa hari yang lalu, adalah hari ibu. apa yang yesung berikan pada omma? " tanya Leeteuk hyung.
"dia hanya memberiku telepon dan ucapan selamat hari ibu," jawab omma.
seluruh member SJ pun tertawa di studio.
"omma, aku heechul," kata heechul hyung.
"oh, heechul. waeyeo?" tanya omma.
"omma, aku tanya. diantara banyak wanita di korea ini, siapa yang menurut omma cocok menjadi menantu omma?" tnaya heechul hyung.
berani seklai heechul hyung menanyakan hal itu. belum puas apa denagn kejadian kemarin di shim - shim tapa. huh, semoga omma tidak menjawabnya.
"menantu?" tanya omma.
"iya, sudahlah omma. jawab saja," jawab heechul hyung.
semaikin ingin kupukul wajah cantik hyungku ini. jujur, aku hanya bisa tersenyum, dan aku yakin wajahku pasti sudah memerah.
"Moon Geun Young-ssi" jawab omma.
aku benar - benar kaget omma mengatakan nama geun yeong. kali ini aku tersenyum lebar karena aku sudah tidak bisa mengeluarkan kata - kata sedikitpun. jawaban omma benar - benar diluar dugaanku. setahuku, aku tidak pernah membicarakan sedikitpun hal tentang geun yeong dihadapan omma.
"moon geun young omma? waeyeo omma?" shindong bertanya pada omma.
"karena, kehidupan pribadinya yang sanagt baik. geun young adalah gadis yang baik," jawab omma.
"oh, begitu. tidak salah kok omma," kata ryeowook.
"hahaha" omma hanya tertawa saja.
"omma, mau kita sambung ke geun young? " tanya hyuk jae.
syang, hyuk jae jauh dari tempat ku duduk. jika dekat, sudah habis dia.
"bisa memangnya? " tanya omma.
"tentu, untuk omma nya super junior mengapa tidak? " kata leeteuk hyung.
"baiklah," jawab omma.
itu artinya omma akan berbicara langsung dengan geun young. aku hanay bisa berharap geun young sedang syuting.
"tunggu ya omma," kata hyukjae.
"yeopuseo?" ucap sura geun young.
sial, geun young sedang tidak syuting. ah, sepertinya aku harus menyembunyikan wajahku. kemana topi ku? pipiku pasti sudah tamabh merah. sial.
"yeopuseo. geun young. ini sukira," jawab leeteuk hyung.
"oh, iya. annyong," ucap geun young.
"apa kau sedang sibuk?" tanya hyukjae.
"tidak, selama seminggu ini, hanay ambil scene siang saja. sehingga, alamnya aku free. waeyeo? " jawab geun young.
"baiklah, ini. omma yesung ingin berbicara denganmu," kata leeteuk hyung.
"yesung omma? jinjja?" tanay geun young.
"ne, annyonghaseo," kata omma.
"annyonghaseo. omma," jawab geun young.
"tidak syuting?" tanay omma.
"sudah omma, tadi siang," jawab geun young.
"wah, kau ini aktris hebat. omma selalu menonton semua drama dan film yang kamu bintangin lho. omma juga fans kamu," kata omma.
"jinjja? kamsahamnida," kata geun young.
"iya, tentu saja. jujur, omma ingin melihat kamu ackting dari dekat lho" ucap omma.
"iya omma. terimakasih," ucap geun young.
"jongwoon-ah. ajak geun young ke rumah. omma ingin bertemu dia," ucap omma pada ku.
ke rumah? ketemu omma? memang aku siapanya? omma, jangan aneh- aneh deh. aku tamabh malu denagn perkataan omma. mana, ini siaran langsung lagi.
"geun young. jaga diri baik - baik ya. janagn lupa makan, istirahat yang cukup. janagn terlalu memaksakan diri. annyong," kata omma pada geun young.
huh, geun young diperhatikan sekali. seperti benar - benar menantunya. ups, aku ngomong apa tadi?
"ne omma, kamsahamnida. yeoreobun, annyong," ucap geun young.
"baiklah, omma berterima kasih kepada sukira. super junior daebak, annyong," ucap omma.
"annyong" kata seluruh meber SJ.

- dorm 11th floor. YeWook's room- 00:30 a.m-
aku merebahkan diri si kasur empukku. menunggu giliran masuk kamar mandi yang sudah didahului ryeowook.
ding..
hp ku berbunyi, ku raih hp ku dan membaca sms dari geun young.
"omma mu sangat menyenangkan"
aku sanagt terkejut melihat isi sms geun young. segera kubalas smsnya.
"gomawo"
tak lama, ia membalas sms ku.
"ne, hey. sperti kata omma mu. kapan kau membawaku untuk bertemunya"
aku tambah terkejut lagi denagn sms nya.
"kau mau mengenal omma ku lebih dekat?"
aku kaget sekali, kupikir, ia tidak akan menanggapi hal itu. ternyata...
"tentu saja. kapan?"
saking senangnya, aku tidak sadar, ryeowook sudah keluar dari kamar mandi, ia memandangku heran karena aku tersenyum sendiri.
"secepatnya"
denagn senyum riang, aku berjalan meuju kamar mandi kamarku.
"hey hyung, kau kenapa?" tanay ryeowook saat aku melewatinya.
aku hanay menggeleng dan masuk ke kamar mandi. samar - samar kudengar ryeowook mengatakan.
"dasar, hyung aneh,"
tapi, aku tidak peduli, karena aku sdnag senang. yay!

-end-

it has to be you version 1 (Shim - Shim Tapa)

it has to be you

chara :
- kim jongwoon
- moon geun yeong
- Sj's member
- e.t.c

jongwoon's POV
10,05,21 - Shim Shim Tapa Radio broadcast - 00:00 a.m

"baiklah, karena cote terbanyak adlah untuk moon geun yeong. maka, kami akan meleponya," ucap gyuri.
ya, baru saja, SJ memainkan miinah world cup. denagn hadiah, akan menelepon perempuan yang mendapat vote terbanyak. dan ternyata itu adalah moon geun yeong.
aku menundukkan kepalaku dan menyembunyikan wajahku di balik topi merah yang kupakai.
"yeopuseo?" terdengar suara perempuan manis di seberang telepon.
semakin kutundukkan kepalaku, aku yakin, wajahku sudah memerah sekarang.
"annyonghaseo. ini, moon geun yeong?" tanya gyuri takut - takut.
"ne, geun yeong imnida. waeyeo?" jawab geun yeong.
aneh, memangnya, ia tidak syuting sehingga bisa menjawab telepon?
"oh, kami dari shim - shim tapa. bisa berbicara sebentar? atau kau sedang sibuk?" kali ini shindong yang bertanya.
"oh, tidak. aku baru saja masuk kamar," jawab geun yeong.
"baiklah, kali ini di studio shim - shim tapa ada super junior," ucap shindong.
"oh! super junior yang menyanyikan miinah itu kan?" tanya geun yeong.
"tentu saja," jawab gyuri.
"wah. selamat atas comeback nya. juga asia tour yang sangat hebat. aku sangat menyukai lagu MIINAH ," kata geun yeong.
"jinjja?" tanya ryeowook.
"tentu saja, lagunya sangat bagus," jawab geun yeong lagi.
"bagus mana dengan it has to be you? " tanya heechul hyung.
huh, rasanya aku ingin memukul wajah heechul hyung karena sudah menanyakan hal itu.
"hmm, ada yesung oppa disitu? " tanya geun yeong.
aku justru semakin menyembunyikan wajahku di balik mic dan topi ku.
"iya. di sini ada yesung. hey yesung, ucapkan slam padanya," kata teukie hyung padaku.
"annyong," ucap ku masih belum mengangkat wajah.
"hey, wajah yesung hyung memerah," ujar ryeowook yang duduk di sebelahku dengan wajah innocent.
"benarkah? hey yesung hyung. angkat wajahmu," kali ini sungmin angakat suara.
aku masih menundukkan wajah ku.
"annyong, yesung oppa," jawab geun yeong.
terjadilah kekacauan di studio shim - shim tapa.
"geun yeong. bangus mana, it has to be you atau miinah? " tanya teukie hyung.
"aku suka semua lagu super junior," jawab geun yeong.
"mana mungkin kau tak suka, hampir semua lagu super junior ada suara yesung nya. mana yang paling sring kau dengarkan?" tanya gyuri.
"aku biasa mendengarkan miinah saat break syuting di lokasi syuting. dan it has to be you ketika aku mau tidur," jawab geun yeong.
"kenapa sebelum tidur? " tanay hyukjae sebelum yang lainya bertanya.
"lagunya membua aku cepat tidur. rasa lelah ku seharian bisa hilang jika aku mendengarakan lagu itu," jawab geun yeong.
sepertinya, pipiku mulai memerah lagi. ku tendang sedikit kaki ryeowook yang sepertinya mau berbicara lagi.
"baiklah, ini pertanyaan terakhir. di sini ada 9 member SJ termasuk aku. siapa yang kau pilih? " tanya shindong.
"hmm," gumam geun yeong.
sedangkan di studio shim - shim tapa pada meneriakkan nama ku. huh, kalian piki, aku siapanya?
"yesung oppa" jawab geun yeong tegas.
aku sedikit menaikkan kepalaku. para meber SJ pun beretriak seakan dapet award ke 100 untuk SJ.
"kamsahamnida," kataku saat semua mulai tenang.
"ne, cheonmaneyeo," jawab geun yeong.
"baiklah, selamat tidur geun yeong. selamat mendengarkan suara indah yesung, annyong.." kata gyuri.
"annyong," jawab geun yeong da memutus kan sambungan.

10,05,21 - Shim Shim Tapa Radio broadcast - 01:30 a.m
akhirnya, shim - shim tapa selesai juga. badan ku sudah sanagt lelah. aku inginsegera tidur rasanya.
tiba - tiba, hp ku berdering. aku tidak tau siapa yang menelopn karena tidak ada namanya.
"yeopuseo?" tanayku.
"yepuseo. oppa. geun yeong imnida," jawab suara yang ternyata geun yeong itu.
"geun yeong? ada apa?" tanayku.
aku bertelepon sambil berjalan keluar gedung MBC. berjalan menuju mobil super junior.
"tak apa. aku hanay ingin minta maaf soal tadi di radio," katanya.
"kenapa minta maaf?" tanya ku.
"pasti habis ini akan keluar berita. dan aku takut tentang ELF," jawabnya.
"tenang saja. ELF tidak seperti itu. ku harap kau tidak menyesal mengatakan itu" kataku.
"hahaha, tentu saja. kenapa aku harus menyesal. baiklah, selamat malam oppa. jaga kesehatan mu. jangan begadang malam ini. annyong," katanya.
"iya, kau juga. jangan syuting terus. janagn lupa makan. annyong," kataku.
aku menutup flip hp ku disaat semua member mulai masuk mobil.
"hey, kau pikir kita tak tahu. kau baru saja di telpon geun yeong kan?" tanya heechul hyung.
"apaan sih?" kataku.
"mengakulah. ELF saja sudah pada tau kalo kamu tuh naksir dia," ucap teukie hyung.
"iya hyung. ELF pasti menerimanya," kata ryeowook.
huh, sepertinya aku akan menjadi bahan ledekan malam ini. api tak apa. aku cukup senang hari ini. sepertinya, aku akan memimpikanya pagi ini. hihihihi....

-end-

Selasa, 29 Juni 2010

FF KyuMin ANGEL part 1 (yaoi)

Kyuhyun’s POV
-02.00-
Pagi ini,udara sangat dingin, 2 jam yang lalu, pesawat kami mendarat. Tapi, entah kenapa justru aku tak bisa tertidur. Aku tahu, aku butuh tidur untuk kegiatan – kegiatanku. Kurapatkan jaket putihku. Sedikit mengurangi dinginya udara pagi ini. Ku pandangi han river yang tepat berada di belakang apartment baru kami. Ya, 2 hari sebelum kami berangkat ke china, kasmi memutuskan pindah apartment. Kali ini aku sekamardengan hyung kesayanganku. Sungmin hyung.
Aku berjalan masuk nkembali ke kamar. Tak lupa kutup pintu beranda dan gordenya. Ku pandangi wajah hyungku yang sedang tertidur nyenyak. Wajahnya tanpa make up terlihat sangat lelah. Walaupun harus kuakui, wajahnya benar – benar manis. Ku berjlana menuju ranjang tidurnya. Aku duduk di pinggir tempat tidurnya. Pelan – pelan, kusibakkan poni yang menutupi dahinya. Ku kecup lembut dahi Sungmin hyung. Sebelum ke tempat tidurku, ku tarik selimut berwarna pink lembut. Menutupi pemiliknya agar tidak kedinginan. Akhirnya, aku pun terlelap tidur.
-08.00-
Ku buka pelan mataku, matahari memaksa masuk ke kamar melalu jendela dan pintu balkon kamar. Ku lihat jam wekker di samping ranjangku, pukul 08.00. tidak, aku terlambat. Hari ini aku ada jam kuliah. Kulihat sungmin hyung baru saja keluar dari kamar mandi. Sepertinya dia habis mandi, rambut hitamnya masih terlihat basah.
“pagi kyu, “ sapanya.
“pagi hyung, “ jawabku.
Aku langsung mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. Setelah mandi, aku langsung bersiap – siap. Ku sambar jaket dan tas kuliahku.
-ruang tamu-
“mau kuliah kyu?” tanya sungmin hyung.
“iya nih, udah telat, “ jawabku asal sambil memakai sepatu.
“aku anterin ya, “ ujar sungmin hyung.
Tanpa menunggu persetujuanku, ia suah mengambil kunci mobilnya. Entah ada apa, kebetulan sekali, outfit kami hari ini sama. T-shirt merah, jins. Plus jaket putih. Kalau jaket putih, kita emang kembaran.
“eunhyuk hyung, ryeowook hyung, sama yesung hyung kemana? Kok tadi nggak ada? “ kataku memulai pembicaraan.
“eunhyuk lagi dorm ats, yesung hyung sama ryeowook lagi belanja, “ jawab sungmin hyung santai.
“udah sampai kyu. Nanti di jemput sekalian nggak? “ tanya sungmin hyung sambil tersenyum.
“terserah hyung saja. Aku pulang jam 1. Hehehe, “ jawabku.
Aku pun keluar dari mobil, setelah itu, mobil keluar dari area kampusku. Seingatku, hari ni sungmin hyung ada rapt di kantor (ayahnya) tapi kenapa pake baju yang santai begitu? Terserah lah.
-13.00-
“sungmin hyung jadi jemput aku nggak ya ? “ tanyaku pada diri sendiri.
“aku telpon dia aja kali ya...” ucapku lagi paga diri sendiri.
What is geudaeganal..
Saranghanko man gatta...
‘nada sambungnya...’ batinku.
“deuboseyeo, “ ucap sungmin hyung di sebrang sana.
“hyung, ini aku kyu, “ jawabku.
“ne, waeya? “ tanay sungmin hyung.
“hyung jadi jemput aku di kampus nggak? Jadi ya.. ya.. ya.. “ pintaku seperti anak kecil.
“iya jadi. Meetingku baru aja selesai, kamu tunggu dulu ya, “ kata sungmin hyung.
Setelah itu, sambungan terputus.
Aku memutuskan menunggu sungmin hyung dengan duduk di kursi taman terdekat. Ku keluarkan buku bacaan dari tasku. Kurang lebih, 15 menit aku menunggu, mobil sungmin hyung masuk dan berhenti di depanku. Aku segera masuk ke dalam mobil. Aku terkejut melihat sungmin hyung di dalam mobil, benar – benar berbeda dari yang tadi pagi. Kali ini, ia memakai kemeja putih polos dengan darihitam, berserta setelan jas hitam yang sangat cocok di tubuhnya. Benar – benar pewaris utama. Tapi, kenapa raut wajahnya seperti marah. Apakah karena aku memintanya menjempuku atau karena meeting tadi?
“hyung, meetingnya lancar? “ tanyaku.
“ya, “ jawabnya singkat.
“gwenchana? “ tanyaku lagi.
“ne, gwenchana, “ jawabnya lagi.
Kuurungkan niat ku untuk bertanya, mungkin ini masalah pribadi. Sesampainya di dorm, ia langsung turun tanpa mengecek a.c mobil, d.l.l. spertinya, ia benar – benar marah. Apa mungkin ia marah padaku? Kuikuti dia masuk ke dalam kamar. Setelah ia mengganti bajunya dengan short jins dan t-shirt putih, ia telungkup dia tas tempat tidurnya. Kupikir, ia tidur. Tapi, sewaktu aku mau keluar, samar – samar, ku dengar isak tangis.
“hyung...” ucapku pelan sambil menepuk bahunya.
Sungmin hyung terbangun dan langsung memelukku. Aku terkejut, ku rasakan pipiku memerah.
‘ayolah kyu, kau ini kenapa? Dia itu Cuma hyungmu,’
“kyu, aku mau cerita sesuatu sama kamu, “ ucap sungmin hyung setelah melepaskan pelukanya.
“ada apa hyung? Cerita saja, “ kata ku.
“tadi, hiks setelah kamu telepon, appa tanya, apa saja kegiatan SJ seminggu kedepan. Tentu saja, hiks aku jawab kita free. hiks Appa minta padaku untuk ada di kantor dan menjadi manager untuk satu minggu kedepan, “ katanya panjang lebar.
“lalu, memangnya kenapa? Wajarkan. Kau kan pewaris utamanya, “ tanya ku.
“kyu sayang, itu artinya, aku bakalan pulang dan bakalan ketemu sama sungjin, “ jawabnya.
“ada apa sama sungjin? “ tanya ku lagi.
“ia merebut perhatian appa dan umma karena ia udah wamil, dan kata appa, jika proyekku kali ini gagal, aku tidak akan dianggap keluarga lee. Dan kau tahu kenapa bisa sampai seperti itu, itu permintaan sungjin. Dan appa menurutinya, gimana aku nggak nangis, “ jawabnya panjang lebar lagi.
Otakku mencerna kata – kata sungmin hyung.
“terus, hyung maunya gimana? “ tanyaku.
“ya udah, besok aku pulang. Aku baru bakalan balik ke sini hari jum’at selesai jam kerja. Natar kamu bilang ke teuki hyung ya, “ jawab sungmin hyung.
Setelah mengucapkan itu, ia keluar dari kamar. Otakku mencerna kembali kata – kata sungmin hyung. Tunggu, kalau di pulang ke rumahnya, berarti selama seminggu kedepan aku bakalan sendirian dong. Pasti nanti aku kesepian.
‘duh, kyu. Kamu kenapa lagi sih? Dia Cuma hyung mu. Nggak lebih, ‘ ujarku pada diri sendiri, sambil menggelengkan kepalaku.
“hey kau kenapa?” tanya sungmin hyung sambil membawa sekantong keripik kentrang ditanganya.
Ia duduk di sofa kamar dan mulai menyalakan televisi. Sambil memilih acara tv. Ia memakan keripik kentangnya.
“kau tak apa kan ku tinggal sendiri selama seminggu? “tanyanya tanpa mengalihkan pandanya dari tv.
“tentu saja tak apa. Kau pikir aku anak kecil yang 24 jam harus di jaga, “ jawabku, untung saja ia tak melihat wajahku. Karena, wjahku mengatakan aku tidak mau.
“baiklah, jangan kangen sama aku ya, “ katanya lagi.
Aku tahu perkataanya itu Cuma bercanda, tapi aku menganggapnya serius. Mana mungkin aku tidak kangen dengan mu hyung jika kau tinggal seminggu.
-keesokan harinya, 08.00-
“aku pulang dulu ya kyu, besok jum’at aku pulang, “ kata sungmin hyung.
Aku mengantarnya sampai tempat parkir. Setelah yakin sungmin hyung telah pergi, aku naik ke dorm atas untuk memberi tahu teuki hyung tentang sungmin hyung.

Sungmin’s POV
Ku kendarai mobilku dengan laju yang cukup cepat, sampai akhirnya, aku memasuki kawasan perkantoran. Aku masuk ke salah satu bangunan perkantoran dan memarkirkan mobilku di hlaman depan. Ku langkahkan kakiku memasuki bangunan yang cukup mewah itu.
“Annyonghaseyo, Sungmin- ssi, “ sapa para pegawai, ku balas hanya dengan senyuman.
Aku memasuki ruanagan tempat ku bekerja, ku nyalakan notebook ku dan mulai bekerja. Belum lama aku menegerjakan tugasku, hp ku berdering.
“yeopuseo? “ kata ku.
“Ya! Sungmin-ah, “ suara Heechul Hyung terdengar di seberang.
“ne, waeyo ? “ Tanya ku.
“kau ada di mana? Ku cari di kamarmu tak ada, “ jawab Heechul hyung.
“aku di kantor hyung, “ jawabku singkat.
“oh, okelah. Mian, aku mengganggu mu. Annyong, “ ucap heechul hyung dan langsung menutup telepon.
Ku kerjakan kembali tugas – tugas ku. Tak terasa, sudah memasuki jam makan siang. Aku berniat makan siang dengan sahabatku, Sunny. Maka, aku meneleponya.
“Yeopuseo ? “ suara cempreng milik jess menyambutku.
“Sunny ada? “ tanayku to the point.
“kok Sunny terus sih oppa? Di sini ada jess nih. Sama jess aja ya ? “ katanya kecentilan.
“aku perlunya sama Sunny, dia ada nggak? “ kataku agak ketus.
“ya udah kalo nggak mau. Sunny ga ada. Lagi keluar sama Yuri,” kata Jess dan langsung menutup telepon.
Tok..tok..tok..
“masuk, “ ucapku.
“kau mau makan siang ? “ tanay appa begitu masuk di ruangan ku.
“iya, aku mau keluar, “ jawabku.
“bareng appa ya? “ ajak appa.
“ nggak usah, aku mau makan sendiri aja, “ sanggahku.
“ayolah, “ paksa appa.
Akhirnya aku hanya menurut saja. Appa membawaku ke subah restaurant China yang cukup besar. Karena jam makan siang, restaurant cukup ramai. Appa dan aku duduk di deretan meja yang ada di sudut uangan. Kemudian, appa memesan makanan. Setelah makanan datang, appa memulai pembicaraan. Appa tau, kalo aku nggak bisa marah saaat makan.
“appa mau bicara tentang kamu dan seungjin, “ katanya.
“apa lagi sih appa? Appa belum puas aku kerja di kantor? “ jawabku.
“bukn, appa sudah puas dengan hal itu. Appa Cuma mau kalian akur, “ kata appa.
“kami sudah akur appa, “ bantahku.
“akur bagaimana? Selalu saja saat bertemu bertengkar, “ kali ini appa membantah.
“ap..” kataku terputus.
“bagaimana jika kau pindah ke rumah saja, agar kelian semakin akur, “ potongnya.
“TIDAK! “ jawabku tegas.
“waeyo ? “ tanay appa.
“taka pa. yang jelas aku tidak mau. Ayo ke kantor appa. Aku sudah selesai, “ jawabku dan langsung emninggalkan appa.

-15.00-
‘sudah waktunya pulang,’ pikirku.
Tok..tok.tok..
“ya, “ kataku.
“kau mau pulang? “ Tanya appa.
“tidak, aku mau lembur saja. Lagi pula aku bawa mobil, “ jawabku.
“ya sudah, appa pulang dulu, “ ucapnya.
Selepas kepergian appa, aku kembali menekuni pekerjaanku. 2 lasan aku tak mau pulang. Pertama, aku ingin pekerjaanku sagera selesai agar bisa segara kembali ke kehidupanku semua. Dan yang kedua, aku malas bertemu seungjin di rumah. Dia pasti membuat ku muak dengan kelakuanya.
-22.00-
‘jam 10 rupanya. Aku pulang saja lah. Seung jin juga pasti sudah tidur,’ batinku.
Ku langkahkan kakiku keluar ruangan, beberapa karyawan office boy masih ada di kantor. Aku berjalan menuju mobilku. Setelah aku masuk ke mobil, aku mengendarai mobilku ke arah rumah dengan laju sedang. Di jalan, aku melihat taman kecil. Taman itu mengingatkan ku pada sebuah taman yg biasanay aku datangi dengan kyuhyun. Aku meraih ponselku dan mengirim pesan kepada kyu.
‘KYU, AKU TUNGGU DI TAMAN BIASANYA YA!’
Tanpa melihat kea rah samping, aku melaju kea rah taman. Tiba – tiba, sebuah mobil melaju kencang dari arah kiri ku. Tiba – tiba…
BRUKK……
-22.00, dorm, kyuhyun’s POV –
Ding.
“ada pesan? Dari siapa? “ tanyaku pada diri sendiri.
“sungmin hyung? “ tanyaku lagi.
‘KYU, AKU TUNGGU DI TAMAN BIASANYA YA!’
Aku langsung mengambil kunci mobil dan jaketku. Segera aku pergi ke taman. Di perempatan jalan menuju taman, banyak orang berkumpul. Karena penasaran, aku merapatkan mobilku ke tepi jalan dan berjalan menuju kerumunan orang tadi. Ternyata, sebuah kecelakaan terjadi. Sebuah mobil di tabrak tepat di kemudinya. Tunggu, aku mengenali mobil ini. Ini mobil sungmin hyung. Ku buka pintu kemudi mobil tersebut. Kudapati tubuh sungmin hyung tergeletak lemah. Kemeja biru mudanya penuh bercak darahnya. Segera, ku angkat tubuhnya menuju mobilku. Ku jlankan mobilku menuju arah rumah sakit. Pikiranku kacau, aku tak bisa berpikir apapun lagi. Yang ada di pikiranku hanya menyelamatkan nyawa sungmin hyung. Tidak lebih.

to be continued...

i'm not a poor girl part 3

i'm not a poor girl

by: anzilna
ratting : G
genre : friendship

chara :
- kim tae na
- caroline
- park hyo ra
- e.t.c

carol's POV
-07:00- dinning room-
"hyo ra, hari ini ada kerjaan?" tanayku pada hyo ra saat di ruang makan.
terlihat hyo ra sudah siap dengan baju kerjanya. rok biru tua selutut, kemeja putih, blazer biru tua senanda. tak lupa sepatu high hell juga sudah terpasang manis di kakinya.
"iya nih. meeting kemaren berhasil. jadi kaya nya nta aku lembur deh. kamu nggak kuliah?" jawab hyo ra.
"libur" jawabku dan langsug duduk di kursi meja makan.
"aku dulan ya carol. majalah soal tae-na ada di ruang tamu," kata hyo ra dan langsung meraih tas dan kunci mobilnya.
aku mengambil susu dari kulkas an menuangkanya ke gelasku. aku mebawa gelasku ke ruang tamu. mengambil salah satu majalah dengan cover bertuliskan KIM TAE-NA. kemudian aku duduk disofa ruang tamu. ku buka satu persatu halam majalah tebalitu.
"Kim Tae-Na, gadis kelahiran Seoul 31 Desember 1992 sudah memulai debut di duania entertaint sejak kemunculanya di film BELIEVE. sapai saat ini, karirnya tidak merun, bahkan terus meroket. saat ini, ia mulai menambah dunia ackting drama, model iklan, model video klip, bahakan katanya ia mau merambah dunia tarik suara. tak hanya karirnya yang bagus. akademiknya juga sangatlah bagus. ia berhasil masuk di cambridge university denagn beasiswa khusus. ia juga berasal dari keluarga kaya. ayah nya pemilik perusaaan ekspor - impor terkemuka. ibunya pemilih butik terkenal. jadi tak slah jika ia di sebut THE PERFECT PRINCESS"
begitulah isi artikel di salah satu halaman majalah tersebut. aku membalik - balik kembali halam majalah tersebut. foto-foto kim tae-na banayk terpasang di hampir semua halaman majalah. huft, panatas dia mengataiku poor girl. jadi dia benar - benar enak sih.

tae-na's POV
-07:00-tae-na's room-
huft, pagi gini udah di suruh ke tempat pemotretan. bosen banget tiap pagi harus melakauakn aktivitas yang sama terus.
aku membuka pintu kamarku, beberapa peayan sibuk membersihkan rumah yang besar ini. beberapa lainya mengurusi bagian dapur. aku melangkah turun dari kamar ku. beberapa pelayan yang sedang membersihkan ruang tengah pun menunduk padaku. aku melangkah menuju meja di ruang tengah. mengambil kunci mobil dan angsung melenggang keluar bersama mobil sport putihku.

-07:45-apgeujong street-
yup, hari ini pemotretan di apgeujong street. kalo ad yang bilang saji aku th enak. itu salah besar. capek banget tipa hari isnya kuliah, pemotretat, syuting sampe pagi. kuliah lagi. huft, walaupun fans banyak, rumah segede itu. kalo rumah nggak ada orangnya sama aja dong. appa dan umma tak pernah di rumah. sama halanya denagn aku. rumah cuma ada pelayan. apa itu rumah?
"tae-na! ayo mulai," ucap sang fotografer itu kepadaku.
"ne," jawabku.
aku melangkah menuju tempat fotografer itu. mendengarkan arahanya dan bergaya di depan kamera. 2 jam berlalu dengan kegiatan yang sama saja. kali ini, aku ingin jalan - jalan sebentar ke Dongdaemun. melepas penatku sebentar saja.
aku menjalan kan mobilku ke arah pusat fashion terbesar di seoul. aku pun mulai masuk ke pusat perbelanjaan itu. aku memakai kaca mata agar sedikit menutupi wajahku. saat masuk ke sebuah butik langganan ku, aku bertemu dengan seseorang yang tak asing bagiku. itu cewek yang aku sebut "poor girl" mau apa dia di sini?

carol's POV
-08:30-hyo ra's apartment-
ah, dari pada aku berdiam diri disini, mending jalan - jalan. kayanya kemaren hyo ra ngasih tau soal mall fashion deh. Dongdaemu. kesana aja deh.
aku mengganti pakaianku dengan mini dress kuning cerah dan flat show warna senada. mengambil tasku dan pergi ke halte bus.

-09:00-Dongdaemun-
akhirnya, samapi juga. benar - benar pusat fashion. aku melangkahkan kakiku memasuki salah satu butik di sana. memilih - milih mini dress yang ada di sana. tak lama, seorang perempuan degan high hell putih mendekatiku. kulihat wajahnya. ternyata kim tae-na. si super model itu. huh, ngapain dia kesini?

Senin, 28 Juni 2010

i'm not a poor girl part 2

i'm not a poor girl

by: anzilna
ratting : G
genre : friendship

chara :
- kim tae na
- caroline
- park hyo ra
- e.t.c

Carol's POV
-07:00-hyo ra's apartment-
aku membuka tirai jendela kamarku, aku pun membuka jendela untuk menghirup udara segar musim semi. bunga - bunga di taman depan apartment sudah mulai bermekaran. korea sangat berbeda dari tempat asalaku, singapore. yup, aku belum bilang ya aku dari singapore. dan aku bekerja di majalah ASIAN GIRL MAGAZINE.
aku berjalan santai menuju lemari pakaianku. mengambil t-shirt kuning polos dan jins hitam ketat. aku masuk ke kamar mandi dan mulai membersihkan diriku.

-08:00-dining room-
"hay hyo ra, " sapa ku begitu keluar kamar.
aku menmukan hyo ra sedang menata meja makan. kemudian, aku duduk di salah satu kursi meja makan. aku mulai mengambil 2 lemabar roti dan selai kacang. kemudian, aku mengoleskan selai kacang ke rotiku.
"kamu kulaih hari ini? " tanay hyo ra.
"iya nih," jawabku sambil memakan rotiku.
"aku nggak bisa nganter. aku ada meeting sama klient. nggak papa ya? " tanya hyo ra again.
"nggak papa lah. aku udah gede. lagian aku juga udah tau jalan ke kampus. nggak usah khawatir," jawabku.
"aku duluan ya," kata hyo ra dan kemudian berjalan meuju pintu keluar.
setelah makan, aku mengambil tasku dan keluar dari apartment. aku berjlan sebentar meuju halte bus. tak lama, bus yang kutunggu pun tiba. 30 menit perjalan dari apartment hyo ra ke kampus ku.
sesampainya di kampus, aku langsung memasuki kelasku. aku duduk di bangku tengah belakang. cukup stategis. tak lama, seorang perempuan berparas cantik. rambutnya di kucir kuda. ia memakai rok jins mini selutut, tank top dan cardigan. aku memperhatkan gerak - gerikanya. tak lama, is melepas kacamatanya. ia adalah gadis yang mengatakan ku poor girl kemarin.
"tae-na. sudah baca berita hari ini kan? " tanya seorang perepuan yang cukup cantik dengan make up tebal kepada cewek tadi yang ternyata bernama tae-na tadi.
"yes, of course. waeya? " jawab tae-na.
"kamu udah beli tiketnya? lusa acaranya lho tae-na," tanay cewek make up tebal itu lagi.
"tentu saja. seorang tae-na telat membeli tiket Super Show? tidak mungkin!" jawab nea tegas.
"kau membelikan untuk kami? " kali ini cewek lain yang bertanya.
"untuk kalian? tentu saja. tapi yang festival dan tidak yang VVIP seperti ku," jawab tae na.
"gomawo," jawab dua cewek itu berbarengan.
tunggu, taena akan ke Super Show? jadi, dia itu ELF?
ting..ting...ting...
bel masuk berbunyi. seorang dosen yang menurutku cukup umur (tua) memasuki kelas kami. samapi jam 12 aku harus belajar di kampus baruku.

-13:00- hyo ra's apartment-
huft, akhirnya pulang juga. capeknya sekelas dengan miss tae na yang super nybelin. mana dia berkali - klai melempar pandangan seakan mengatakan "poor girl" pada ku. huh, menyebalkan.

2 day after 19:00-Seoul Olympic Stadium-
aku memasuki hlaam stadium megah ini. hyo ra juga ikut menonton.
2 jam berlalu, konserpun selesai. aku sanagt senang bisa meonton konser super show tahun ini. walaupun harus berdiri karena ms. angeliq memberikan ku tiket festival. aku tetap saja senang. ku lihat tae-na dan kawn - kawanya keluar dari pintu khusus penonton VVIP. ia melambai ringan pada teman - temanya dan masuk ke mobilnya.
"hyo ra, kau tau cewek yang mobilnya kau tabrak kemarin?" tanay ku pada hyo ra.
"tentu, siapa yang tak kenal padanya," jawab hyo ra.
"memangnya, siapa dia?" tanay ku.
"kau jurnalis majalah ASIAN GIRL MAGAZINE tak tau dia?" jawab hyo ra sambil mnetap tajam ke arahku.
aku hanya menggeleng.
"dia itu super mobel yang sanagat terkenal," kata hyo ra padaku.
"supermodel?" tanay ku penasaran.
"sudah, aku punya majalah tentangnya di rumah. ayo pulang," jawab hyo ra.

to be continued...

Minggu, 27 Juni 2010

i'm not a poor girl part 1

i'm not a poor girl

by: anzilna
ratting : G
genre : friendship

chara :
- kim tae na
- caroline
- park hyo ra
- e.t.c

carol's POV
- 06:00 a.m- my romm-

"hoam.." aku menguap lebar.
kupandangi seluruh kamarku. ini hari terakhir ku tinggla di kota yang nyaman ini. besok aku harus segera pindah ke korea untuk mengikuti bosku pindah kesana. sebenarnya, aku bekerja sebagai reporter majalah style ternama di kota ini. tapi sekarang, aku menjadi asisten pribadi pemilik perusahaan. so, aku harus mau pergi kemana - mana. tapi katanya, aku akan dilepas di korea. aku akan dibiayai untuk kuliah disana. bos ku memang baik. aku akan kuliah di salah satu universitas art terkemuka disana. dan hari ini, aku harus mengecek semua barang - barang yang akan aku bawa besok pagi. aku juga harus mengambil tiket pesawat di bos ku.
aku beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhku. tadi malam aku mabuk lagi sepertinya.

-10:00 a.m- my office-

"carol, ini tiketnya. lalu, saya punya hadiah special untukmu," ucap bos ku sambil menyerahakn amplop putih kepadaku.
aku membuka amplop putih itu. tiket pesawat, dan keperluan lainya, serta, tiket Super Show. tunggu, Super Show itu kan?
"ms. angeliq, ini tiket super show?"tanyaku.
"iya, saya tau, kamu suka sekali dengan boyband apa itu namanya?" jawabnya.
"super junior" kataku.
"iya itu. lalu, saya belikan saja untukmu tiketnya. kau berangkat sendiri berani kan? aku membatalkan jadwlku kesana soalnya," kata ms.angeliq.
ms. angeliq adalah bos terbaikku. aku sangat senang bisa menonton konser super junior. aku sangat nge-fans dengan mereka. tapi sayang, aku selalu tidak beruntung untuk datang ke konser itu.

esoknya, 09:00 a.m- airport-

aku memasuki wilayah airport yang cukup besar. tanagnku menggeret tas koper hitamku. sedangkan tangan kiriku menggenggam amplop tiket, visa, paspor. dan sebagainya. aku akan terbang ke korea hari ini.

-04:00 p.m - incheon airport-
huft, akhirnya sampai juga. aku langsung menuju apartment hyo ra. dia temanku. aslinya, ms.angeliq ingin menyewakanku apartment juga. tapi karena aku bilang aku punya teman disini, jadinya dia tidak jadi menyewakanku apartment. lagi pula, aku juga sudah bilang pada hyo ra.

-04:30 p.m- hyo ra's apartment-
"hyo ra!" panggilku saat ia membukakan pintu apartment nya.
"hei, apa kabar? " katanya.
"i''m fine. kamu? " kataku.
"chonen, gwenchana, " jawabnya dlam bahsa korea.
aku memasuki apartmentnya yang cukup luas. padahal ia tinggal sendiri.
"ini kamarmu," katanya sambil membukakan pintu kamar di dekat ruang makan.
aku memasuki kamar itu, meletakkan koperku dan juga melepas syal ku.
"kau juadi kuliah disini? " kata hyo ra sambil duduk di sebelahku.
"iya, kyunghee university. bagian seni," jawabku.
"oh, berarti, besok kau harus registrasi kan? " tanya hyo ra.
"iya. kau mau mnegantarku? " kataku sambil menata baju di lemari.
"tentu. jam berapa? asal sebelum jam 11 aku fine saja," jawabnya.
"jam 9 saja. ku tidak ingin siang - siang" jawabku.

esoknya, 08:30-hyo ra's apartment

"kau sudah siap?" tanya hyo ra.
"sudah. semua surat - suratnya pun sudah siap," jawabku.
aku dan hyo ra pergi ke kyunghee university. dimana nantinya aku akan kuliah selama 2 tahun.

di perjalanan menuju kyunghee university, mobil hyo ra seperti menabrak sebuah mobil sports putih. seorang perempuan bertubuh tinggi, putih, dan juga cantik keluar dari mobil tersebut. kemudian, ia mengetok jendela mobil hyo ra dan meyuruh hyo ra keluar. aku pun ikut keluar.
"hey, you see may car? " katanya dalam bahasa inggris.
"of course i see," jwab hyo ra enteng.
"then?" katanya lagi.
"then? what should i do? " tanay hyo ra.
"you know, this is my new car. i bought it yesterday. araseo? " kata cewek tadi sambil mencampurkan bahsa inggris dan bahasa korea.
"ne. this is for you," kata hyo ra sambil menyerahkan beberapa lembar uang kepada cewek tadi dan berjalan memasuki mobil.
"poor girl," kata cewek tadi.
'what? poor girl? '
aku mengikuti hyo ra masuk mobil dan kembali melanjutkan perjalanan ke kampus.
setelah mengikuti beberapa proses registrasi yang lumayan rumit, mulai besok aku bisa kuliah disini. stelah dari ruang registrasi, aku pergi ke kantin kampus untuk mebelikan hyo ra minum. aku membeli 2 kaleng minuman soda. tapi, yang satunya sudah kubuka. saat aku sedang minum..
BRUK..
aku menabrak seseorang. setelah aku lihat wajahnya, ternyata cewek tadi pagi. dan tunggu, soda ku tumpah di rok putihnya. matilah aku.
"what? this morning you ruin my car. now! you spill your soda to my skirt," katanya.
"mianhae," ucapku.
"huh! poor girl" katanya dan berjlan melewatiku.
'what? poor girl again?'
aku benci di bilang poor girl lihat saja, aku bukan poor girl!

first sight

chara :
- Han Hyun Hee
- Canea
- Lee Eun Jae
- Super Junior's member (sedikit bgt lho)

Hyun Hee's POV
09:00 incheon airport.
pagi ini pesawat ku mendarat di incheon airport. akhirnya, setelah 4 tahun, aku pulang juga ke kampung halamanku. ya, 4 tahun yang lalu, aku pergi ke sorbone, perancis untuk kuliah di bidang Kimia. aku mendapat beasiswa untuk kuliah disana.
aku mendekati seorang perempuan bertubuh tinggi dan ramping. mini dress putih selututnya berkibar diterpa angin musim semi. rambut hitamnya pun ikut berkibar. ia melambai ringan ke arahku. kupercepat langkahku untuk bertemu denganya.
"Nea, apa kabar? " tanyaku langsung kepadanya.
"baik sekali. ayo masuk, kita ngobrol di mobil saja, " katanya.
aku memasukkan koperku ke bagasi mobil sport putih miliknya.
"hei nea. bagaimana korea? " tanyaku saat mobil sudah melaju.
"baik sekali. kau sukss di prancis? " jawabnya.
"tentu. aku sangat beruntung," kataku.
"kau ini. 4 tahun pergi, memberi kabarpun jarang. kemana saja kau? " tanyanya, ada sedikit nada kesal.
"aku sibuk sekali disana. tidur lebih dari 4 jam saja sudah beruntung, " jawabku mengelak.
"huh. mengelak lagi. selama 4 tahun. lee oppa selalu marah padaku dan bertanya, "kapan hyun hee pulang?" kau pikir aku tidak bosan. makanya, beri kabar padanya dong," kata nea panjang lebar
"iya. makanya sekarang aku pulang, " ucap ku.
"tunggu! kau bilang tidak pada lee oppa kalau kau pulang hari ini? " tanyanya.
"tidak. waeyo? " tanayku lagi.
"kenapa tak bilang? " tanyanya lagi.
"tak apa, " jawabku asal.
"kalian itu masih berhubungan tidak sih? " tanyanya sewot.
"masih," jawabku singkat.
tak terasa, kami sudah sampai di apartment kami. sejak seluruh keluargaku meninggal akibat insiden perang dengan korea utara, aku tinggal bersama nea. kami memasuki kamar apartment kami. tak banyak berubah. mungkin hanya susunanya saja yang berubah. tunggu! ada satu hal yang berubah. kamar nea sangat berubah derastis.
"ne, apa yang kau lakukan denagan kamarmu? " tanyaku saat memasuki kamar nea.
kamar nea berganti warna menjadi pink muda. banyak juga majalah mode, gambar sketsa model baju. dan sebagainya.
"tak ada. kamarku tak kulakuan apa - apa. hanya mengecat ulang saja." jawabnya santai sambil melpas high hell putihnya.
"lalu, ini apa? " tanayku denagn mengakat majalah mode.
nea bukanlah orang yang peduli denag style, setahuku.
"itu untuk pekerjaanku," jawabnya, masih belum menghadapku.
"pekerjaan? apa?" tanyaku penasaran.
"stylish" jawabnya santai sambil menegluarkan t-shirt pink miliknya.
"kau menjadi stylish? kau kan tidak pedulu style, " kataku kurang yakin.
"jika tak yakin, besok ikut aku ke tempat kerjaku. bagaimana? " tawar nya.
"baik," jawabku.
kami menghabiskan waktu denagn bercerita tentang kegiatan masing - masing selama empat tahun terakhir.

10 : 00 - apartment
aku sudah siap untuk pergi ke tempat kerja nea.
"kau mau pergi dengan ku dengan style seprti itu?" tanya nea saat bertemu dengan ku di ruang makan.
"iya memangnya kenapa? " tanayku.
aku melihat outfit ku hari ini. t-shirt kuning dan sniker. apa yang salah?
"tentu saja salah. kau itu mau pergi sama stylish terkenal. sini, biar kuurus, " jawabnya.
dia membwaku ke kamarnya, memberikan ku shirt berwana sky blue dan rok motif kotak selutut. dia juga memberikan ku blazer biru tua. juga sepatu high hell miliknya.
"pakai ini, oya. jangan lupa. kucir kuda rambutmu." katanya.
aku pergi ke kamarku untuk mengganti baju, benar katanya, ini jauh lebih baik untuk musim semi. dia memang stylish.
setelah sarapan, aku pergi bersamanya. 15 menit perjlanan, kami samapi di tempat kerjanya. gedung SM entertaiment.
"kau kerja disini? " tanyaku tidak percaya.
"iya, ayo masuk," jawabnya.
kami memasuk gedung mewah itu. setelah menaiki lift menuju lantai 13. kami menuju sebuah runagn bertuliskan.
"슈퍼 주니어"
'super junior? ' tanyaku dalam hati.
nea membuka pintu ruanagn itu.
"hai guys, " sapanya kepada seluruh member SJ yang ada di sana.
"hai, tumben telat, " jawab sungmin oppa kepada nea.
"tak apa lah. biar kalian yang menunggu. aku bosan menunggu kalian, " jwab nea asal.
"siapa? manis," tanay kim heechul sambil berbisik pada nea.
"temanku, " jawab nea.
"guys, dia hyun hee. temanku." kata nea memperkenalkan aku.
ah, aku benar - benar merasa asing.
lalu, kim heechul mendekatiku. dia mengajakku berkenalan.
"hai, heechul, salam kenal, " katanya.
dia kemudian mengajakku keluar dan menuju taman di depan gedung SM entertaiment.
"ada apa oppa mengajakku kesini? " tanyaku.
"aku ingin berbicara dengan mu, " katanya.
"bebicara apa? " tanyaku penasaran
"kau mau jadi pacarku tidak? " tanyanya to the point.
"pacar? " tanayku meyakinkan.
"iya, apa kau tau tenatng jatuh cinta pada pandangan pertama? itu yang kurasakan padamu, " jawabnya.
"oppa yakin? tapi, kita saja baru kenal, " jawabku.
"huh, kita bisa saling mengenal nanti," katanya.
"bagaimana? " tanyanya.
jujur, aku sangat nge-fans dengan kim heechul tapi hanya sebagai fans, tidak lebih. saat aku mau menjawab..
"HYUN HEE" sesorang meneriakkan namaku.
aku menoleh kaget. lee oppa berdiri tak jauh dari ku dan kim heechul. pasti lee oppa mendengar semuanya.
"lee oppa. aku bisa jelaskan, " kataku padanya.
lee opaa berjalan menjauh. aku melihat kim heechul. raut wajah kebingunan ada di wajahnya. aku berlari kecil mengejar lee oppa.
"lee oppa tunggu aku, " kataku saat berhasil mengejarnya.
"apa lagi?" tanyanya marah.
"yang oppa dengar dan lihat itu salah, " kataku.
"apa? kamu udah jarang kasih kabar selama 4 tahun. pulang nggak ngomong sama aku. sekarang, justru aku melihat mu dengan dia. apalagi? " katanya marah.
wajar jika dia marah, aku sudah jarang menghubunginya, dan saat aku pulang, aku tidak bilang padanya. sekarang, dia melihatku dengan laki - laki lain.
"kamu tau, kenapa aku mau nunggu kamu sampai 4 tahun? itu cuma karena aku nggak mau kehilangan kamu. aku sudah berniat untuk melamarmu akhir bulan ini. tapi, sepertinya ku batalkan saja. kau sudah tidak mencintaiku lagi kan?" katanya lagi.
"oppa, dengarkan aku dulu. aku bukan tidak mau bilang padau soal kepulanganku. tapi, aku ingin datang ke rumahmu nanti sepulang dari sini. aku ingin memberi kejutan padamu. dan soal tadi, aku dan dia saja baru kenal. aku dan kim heechul tidak mempunyai hubungan apapun oppa. sungguh, " jelasku panajng lebar.
"bnarkah? " tanaynya.
aku mengangguk. perlahan, wajahnya mendekat. bibirnya menyentuh bibirku perlahan.
"maaf" kata kim heechul ditegah ciuman kami.
pipiku memerah.
"hei, kau harus menjaganya. atau, dia buatku saja, " kata kim heechul kepada lee oppa.
kemudain, im heechul meninggalkan kami dan masuk kembali ke dalam gedung.
lee oppa menggenggam erat tanganku. lalu, kami menuju mobilnya diparkir. aku mengirim pesan ke nea. bahwa aku pulang bersama lee oppa.
aku harap kepulanganku ke korea mebawa banyak hal possitive.

-end-